Bumi Terkena Amaterasu, Apa Itu? – Priangan News

Bumi Terkena Amaterasu, Apa Itu? – Priangan News

Para Peneliti Temukan Partikel Sinar Kosmik Paling Kuat yang Pernah Menghantam Bumi

Baru-baru ini, para peneliti telah berhasil mendeteksi sinar kosmik paling kuat yang pernah menghantam Bumi. Partikel energik ini diberi nama Amaterasu, berasal dari kehampaan yang hampir tidak diketahui di alam semesta. Sinar kosmik sendiri adalah partikel berenergi tinggi yang terdiri dari proton atau inti helium.

Biasanya, sinar kosmik sangat jarang menghantam Bumi. Namun, beberapa fenomena intens dapat mempercepatnya ke tingkat energi yang lebih besar. Partikel sinar kosmik berenergi sangat tinggi ini memiliki energi setidaknya satu exa-electron volt (EeV), atau juta kali lebih energik dari partikel tercepat akselerator partikel buatan manusia.

Pada tanggal 21 Mei 2021, proyek Telescope Array di Utah, Amerika Serikat berhasil mendeteksi sinar kosmik dengan energi yang mencapai 244 EeV. Para peneliti dari Osaka Metropolitan University (OMU) kemudian menamai partikel ini Amaterasu.

Para ilmuwan masih belum yakin dari mana asal sinar kosmik ini. Ada kemungkinan bahwa sinar kosmik berasal dari tempat lain yang kemudian dibelokkan ke arah Bumi oleh medan magnet. Beberapa kemungkinan sumber sinar kosmik ini termasuk ledakan supernova, penggabungan lubang hitam, dan pulsar. Namun, masih belum diketahui apa yang menyebabkan partikel sinar kosmik sekuat ini.

Para peneliti berharap observatorium generasi berikutnya dapat membantu melacak asal usul partikel sinar kosmik berenergi sangat tinggi ini. Observatorium tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih mendalam tentang fenomena astronomi yang masih misterius ini.

Penemuan ini menunjukkan betapa pentingnya penelitian astronomi dan eksplorasi luar angkasa dalam mengungkap rahasia alam semesta. Para peneliti terus bekerja keras untuk mengungkap lebih banyak misteri seputar sinar kosmik ini, dan kita dapat berharap bahwa penemuan-penemuan luar biasa seperti ini akan terus menginspirasi dan meningkatkan pemahaman kita tentang alam semesta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *