Buaya bebas dari ikat pinggang selama lebih dari 5 tahun di Indonesia (FOTO)

Hewan dengan kerah karetnya ini terkenal di wilayah tersebut. Dia pertama kali terlihat pada tahun 2016 oleh penduduk kota Palu di pulau Sulawesi, Indonesia. Sejak itu, mereka sering melihatnya berenang di air Sungai Palu. Petugas konservasi tidak berhasil membantu hewan itu. Mereka takut dia akhirnya akan mati lemas saat dia terus tumbuh.

Seorang warga setempat, seorang penjual burung bernama Tili, akhirnya berhasil menangkap reptil sepanjang 5,2 meter itu pada Senin, setelah berburu selama tiga minggu. Yang terakhir menggunakan ayam sebagai umpan dan buaya dibawa kembali ke pantai dengan tali yang ditarik oleh belasan orang. Mereka kemudian memotong selotip dan melepaskan hewan itu kembali ke dalam air.

©AFP
Buaya bebas dari ikat pinggang selama lebih dari 5 tahun di Indonesia (FOTO)
©AFP

Menurut para naturalis, pita itu sengaja dikalungkan di leher buaya dalam upaya yang gagal untuk menangkapnya. Reptil itu menjadi berita utama pada tahun 2020, ketika pemerintah setempat menawarkan hadiah bagi siapa pun yang berhasil menangkap buaya dan melepaskan pitanya. Tim konservasi setempat menegaskan bahwa Tili akan diberi penghargaan.

READ  Carol Baskin mengatakan harimau yang mematahkan lengan sukarelawan di kebun binatang di 3 tempat ketika dia menipunya telah 'diguncang'

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.