Bos WHO Ungkap Ngerinya Situasi RS di Gaza, Minta Gencatan Senjata – Priangan News

Bos WHO Ungkap Ngerinya Situasi RS di Gaza, Minta Gencatan Senjata – Priangan News

Sistem Pelayanan Kesehatan di Gaza Memprihatinkan

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi sistem pelayanan kesehatan di Gaza yang saat ini sedang memprihatinkan. Ghebreyesus menyampaikan kekhawatirannya terhadap para tenaga kesehatan di Gaza yang terus bekerja dalam situasi yang mencekam.

Ghebreyesus menyerukan perlunya gencatan senjata di Gaza agar situasi dapat lebih tenang dan para tenaga kesehatan dapat bekerja dengan aman. WHO juga telah lama memperhatikan sektor pelayanan kesehatan di Gaza sejak terjadinya peperangan.

Pada Oktober lalu, serangan dari Hamas menewaskan 1.140 warga Israel dan menahan 250 orang sebagai sandera. Sebagai balasannya, pasukan Israel melancarkan serangan habis-habisan terhadap masyarakat di Gaza, mengakibatkan tewasnya 20.424 jiwa, di mana sebagian besar dari korban adalah wanita dan anak-anak.

Akibat serangan tersebut, fasilitas kesehatan di Gaza hampir seluruhnya hancur. Saat ini, hanya 9 dari 36 rumah sakit yang masih beroperasi di Gaza. Selain itu, hanya 38% tempat tidur rumah sakit yang masih dapat menampung korban di Gaza, sedangkan hanya 30% tenaga kesehatan yang masih dapat bekerja dan memberikan pelayanan bagi korban.

Selama konflik ini, Israel telah melancarkan 246 serangan ke fasilitas kesehatan di Gaza, mengakibatkan tewasnya 582 jiwa dan melukai 748 orang. WHO mendesak agar bantuan kemanusiaan dapat segera masuk ke Gaza untuk menyelamatkan korban yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Situasi di Gaza saat ini memang sangat memprihatinkan. Baik para korban maupun para tenaga kesehatan di sana sedang berjuang untuk bertahan hidup. Bantuan internasional dan solidaritas dunia sangat dibutuhkan untuk mengakhiri krisis ini dan memulihkan sistem pelayanan kesehatan di Gaza.

READ  Arab Saudi Menahan Jemaah dengan Menggunakan Keffiyeh dan Berdoa untuk Gaza - Priangan News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *