Tim Pemenangan Iman Barokah Temukan 5 Dugaan Pelanggaran Pilkada Banjar

BANJAR – Selama berlangsung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018, di Kota Banjar, Jawa Barat, Tim Pemenangan Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Maman dan Hj. Irma Bastaman “Iman Barokah”, mencatat sekitar 5 kasus dugaan pelanggaran Pilkada, yang telah dilaporkan ke Panwaslu Kota Banjar, hingga Bawaslu Jawa Barat.

“Sekitar 5 kasus dugaan pelanggaran Pilkada Serentak Tahun 2018, di Kota Banjar, telah kami laporkan ke Panwaslu Kota Banjar, hingga Bawaslu Jawa Barat,” ujar Wakil Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Nomor Urut 2, H. Maman dan Hj. Irma Bastaman “Iman Barokah” H. Mujamil, saat kegiatan konferensi pers di Kantor Setgab Pemenangan “Iman Barokah”, Rabu (04/07/2018).

Mujamil mengatakan, selama berlangsung Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kota Banjar, pihaknya telah melaporkan sedikitnya 5 laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan paslon lain kepada pihak Panwaslu Kota Banjar sampai ke Bawaslu Jawa Barat.

Lebih lanjut Mujamil mengungkapkan, bahwa ada berbagai jenis dan cara pelanggaran, yang diduga dan dilakukan oleh tim pemenangan dan paslon lain, guna memenangkan Pilkada Kota Banjar.

Salah satu contoh, dugaan pelanggaran yang telah kami laporkan ke Panwaslu Kota Banjar, hingga Bawaslu Jawa Barat, antara lain adanya selebaran gelap di Masyarakat yang menyudutkan partai pengusung pasangan “Iman Barokah, adanya pengiriman paket gelap yang dikirim ke alamat Calon Wali Kota, yang isinya Foto Calon, Darah, Pisau,dll, serta terbukanya Kotak Suara di PPS Kelurahan Bojong Kantong, Kecamatan Langgensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Pihaknya bersama tim sukses pasangan “Iman Barokah” berharap, kasus dugaan pelanggaran yang terjadi selama berlangsungnya Pilkada serentak Tahun 2018, di Kota Banjar, segera diusut hingga tuntas. Karena semua pelanggaran yang terjadi diyakini telah mencederai jalannya demokrasi pemilu di Kota Banjar. (BQ/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *