Bali membuka kembali penerbangan internasional tetapi tidak ada turis yang terlihat

Bali pada hari Kamis secara resmi membuka kembali bandaranya untuk beberapa penerbangan internasional, termasuk yang datang dari China, Jepang atau Prancis, untuk memungkinkan dimulainya kembali pariwisata, setelah lebih dari satu setengah tahun penutupan pulau Indonesia untuk turis asing karena pandemi.

Tetapi pihak berwenang setempat telah menetapkan bahwa tidak ada penerbangan internasional yang diharapkan saat ini dan terminal internasional tetap ditinggalkan.

“Kami siap dan menunggu penerbangan internasional,” kata Taufan Yudhistira, juru bicara bandara Bali.

“Tapi sejauh ini tidak ada yang direncanakan.”

Pengunjung asing perlu divaksinasi lengkap, menjalani karantina hotel 5 hari dan memiliki visa yang cukup untuk bepergian ke Bali.

Pihak berwenang Indonesia baru saja mengumumkan pembukaan kembali visa turis, yang telah ditangguhkan sejak awal pandemi, tetapi visa pada saat kedatangan belum dipulihkan.

Bandara Internasional Ngurah Rai Bali dapat diakses oleh wisatawan dari 19 negara termasuk Korea Selatan, Cina, Jepang, Prancis, Uni Emirat Arab, Dubai, dan Selandia Baru.

Namun, pembukaan kembali ini tidak berlaku untuk Australia yang menyediakan kontingen wisatawan terbesar ke pulau Indonesia sebelum pandemi.

Indonesia terpukul keras oleh pandemi Covid-19 dan pada pertengahan Juli mencatat puncak lebih dari 56.000 kasus harian baru di bawah pengaruh varian Delta yang sangat menular.

Pemerintah telah memberlakukan pembatasan ketat di daerah-daerah yang paling parah terkena dampak dengan menutup bisnis yang tidak penting dan secara drastis membatasi perjalanan.

Namun epidemi tersebut kini menurun tajam di kepulauan Asia Tenggara itu, setelah pemerintah mengintensifkan kampanye vaksinasi.

Bandara Bali dibuka kembali untuk penerbangan internasional menyusul wabah Covid, 14 Oktober 2021, di Indonesia (AFP – SONNY TUMBELAKA)
READ  Impor kulit hot-rolled Saudi sekarang dikenakan tarif tambahan

Tugas tetap besar di negara kepulauan yang berpenduduk lebih dari 270 juta orang, di mana sekitar 57 juta orang Indonesia telah menerima dua dosis vaksin. Namun di Bali, salah satu daerah prioritas, lebih dari 80% penduduk berusia di atas 12 tahun telah divaksinasi.

Pemerintah secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan yang berlaku di banyak wilayah nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *