Bagaimana Menentukan Riset Gap (Research Gap) dalam Penelitian Ilmiah – Priangan News

Bagaimana Menentukan Riset Gap (Research Gap) dalam Penelitian Ilmiah – Priangan News

Menentukan riset gap adalah langkah penting dalam merancang penelitian yang relevan dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan. Riset gap mengacu pada kekosongan pengetahuan atau area di mana informasi, pemahaman, atau penelitian yang lebih lanjut diperlukan. Riset gap mencakup kekurangan pengetahuan, kesenjangan dalam literatur, tantangan yang belum diselesaikan, dan peluang untuk penelitian lanjutan.

Merancang penelitian yang relevan dan bermanfaat membutuhkan identifikasi riset gap yang tepat. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan dalam menentukan riset gap.

Pertama, lakukan tinjauan literatur yang mendalam tentang topik yang Anda minati. Baca publikasi terbaru, artikel ilmiah, dan literatur yang relevan lainnya untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang subjek tersebut.

Kedua, analisis literatur dengan cermat untuk mencari kesenjangan dalam pengetahuan atau ketidakkonsistenan temuan sebelumnya. Apakah ada area di mana informasi yang diperlukan masih kurang atau belum pernah diteliti dengan baik? Identifikasi hal-hal tersebut sebagai riset gap.

Ketiga, identifikasi tantangan atau masalah yang belum terselesaikan dalam penelitian sebelumnya. Apakah ada isu-isu yang perlu dijelajahi lebih lanjut atau masalah yang belum memiliki solusi yang memadai? Tantangan ini bisa menjadi titik fokus riset Anda.

Keempat, perhatikan perbedaan pendekatan atau metodologi dalam penelitian sebelumnya dan cari kekurangan atau pendekatan baru yang dapat diterapkan. Mungkin ada metode penelitian baru yang bisa Anda coba atau pendekatan yang belum banyak digunakan untuk mengeksplorasi topik yang sama.

Kelima, eksplorasi aspek yang kurang diperhatikan dalam penelitian sebelumnya, seperti kelompok populasi yang kurang terwakili atau aspek spesifik yang belum dipelajari secara mendalam. Identifikasi kesenjangan ini sebagai riset gap yang perlu Anda teliti lebih lanjut.

Keenam, pertimbangkan isu baru atau tren terbaru dalam bidang tersebut. Apakah ada perkembangan baru atau isu-isu hot yang perlu diteliti lebih lanjut? Identifikasi isu-isu ini sebagai riset gap potensial.

READ  NASA Menemukan Ledakan Matahari Terbesar Sejak Tahun 2017, Berdampak pada Komunikasi Radio di Bumi - Priangan News

Terakhir, pastikan riset gap yang Anda identifikasi relevan dengan tujuan penelitian Anda. Pastikan bahwa penelitian yang akan Anda lakukan akan memberikan sumbangan yang signifikan dalam mengisi riset gap tersebut.

Dengan langkah-langkah di atas, Anda dapat menentukan riset gap yang menjadi dasar untuk merancang penelitian yang signifikan dan berkontribusi pada perkembangan pengetahuan. Dengan memperhatikan riset gap, Anda dapat memastikan bahwa penelitian yang Anda lakukan memiliki nilai tambah dan relevansi yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *