ASIA. Siaga tsunami Indonesia pasca gempa Sumatera

Badan penanggulangan bencana Indonesia pada hari Jumat mencegah gempa bumi kuat, terutama di Jakarta, di lepas pantai barat daya Jawa, memperingatkan bahwa hal itu dapat menyebabkan tsunami dengan gelombang setinggi 3 meter.

Menurut US Geophysical Institute USGS, gempa berkekuatan 6,9 skala Richter terjadi di kedalaman 42 kilometer, sekitar 150 kilometer dari Labuan, di Jawa Barat, pulau terpadat di Indonesia, di mana ibukotanya adalah Jakarta.

“Risiko serius tsunami”

Badan Penanggulangan Bencana Indonesia menyebutkan kekuatan 7,4 dan kedalaman 10 km.

“Ada daerah-daerah yang berisiko serius terkena tsunami, yang bisa mencapai ketinggian tiga meter,” kata pejabat instansi tersebut Rahmat Triyono. “Kami menunggu informasi kerusakan akibat gempa,” katanya.

Di Jakarta, warga mengungsi dari rumah mereka setelah gempa yang terjadi pada pukul 19:03 waktu setempat (12:03 GMT). “Lampu gantung bergetar di rumah saya, saya menjalankan apartemen saya di lantai 19,” kata Elisa, warga berusia 50 tahun. “Semua orang lari. Itu benar-benar kejutan yang kuat, yang membuatku sangat takut.”

Preseden yang menyedihkan

Gempa berkekuatan 7,3 mengguncang Pulau Maluku utara di Indonesia timur pada 14 Juli. Lima orang tewas dan ribuan mengungsi.

Indonesia, sebuah negara kepulauan dengan 17.000 pulau dan pulau kecil yang dibentuk oleh agregasi tiga lempeng tektonik utama (Indo-Pasifik, Australia, Eurasia), terletak di Samudra Pasifik, sebuah wilayah dengan aktivitas seismik yang kuat.

Tahun lalu, gempa berkekuatan 7,5 skala Richter yang diikuti oleh tsunami di Palu di pulau Celebes menewaskan lebih dari 2.200 orang tewas dan ribuan orang hilang. Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 mengguncang provinsi Aceh di ujung barat kepulauan Indonesia, menyebabkan tsunami besar di Samudra Pasifik.

READ  Pertandingan: Barça / PSG, siaran, komentator dan tayangan ulang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *