Apa yang perlu Anda ketahui tentang: Sayap Anyaman

Wicker Wings adalah bisnis keluarga yang didirikan di Manchester oleh duo saudara laki-laki dan perempuan James dan Belinda Yu dengan misi untuk memberdayakan pengrajin wanita dengan kemandirian finansial melalui tas tebu buatan tangan mereka yang berkelanjutan. Merek juga ingin mengubah cara orang melihat barang yang terbuat dari jari kaki.

Penciptaan

Pada tahun 2015, setelah mengetahui kisah nenek mereka Māma (奶奶) (keranjang yang ditenun dengan tangan untuk menghidupi keluarganya di Tiongkok), James dan Belinda Yu memutuskan untuk melanjutkan jalur buatan ini melalui versi modern untuk dibuat dari keranjang buluh. Sejarah dan budaya keluarga, serta desain adalah nilai inti dari Sayap Anyaman.

Evolusi

Setiap tas adalah buatan tangan. Sayap Anyaman menggunakan rotan kualitas terbaik, tanaman yang tumbuh dari satu biji. Kecepatan pertumbuhan dan tingkat pengisian membuatnya menjadi bahan yang sangat tahan lama. Tas-tas tersebut merupakan buatan tangan di sebuah kota kecil di Indonesia kemudian dikirim ke Inggris agar bagian studi bisa ditambah. Ini adalah kulit Italia yang disamak dengan kulit pohon dan bunga yang memiliki dampak lingkungan yang jauh lebih rendah. Tas Kipas dengan cepat menjadi pusat merek, dengan desain pahatan dan lekukan yang menyenangkan mata.

Sayap Anyaman, halaman Facebook resmi merek tersebut

Berita

Wicker Wings, yang kini menjadi merek internasional, berhasil menjadikan tas rotan sebagai bahan pokok lemari pakaian modern. Tas telepon dan tempat kartu sekarang tersedia. Mereka dibuat dengan 15% kulit yang tidak terpakai dari kantong. Nenek James dan Belinda masih terlibat dalam proses pembuatannya setiap hari.

READ  Sebagai investor di perusahaan investasi, CIO dan CDO melakukan investasi besar selama tahun 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.