Acak COVID-19 tayang di 54 tempat liburan di Jawa Barat – Nasional

Pemprov Jabar sedang melakukan skrining COVID-19 secara acak di 54 destinasi wisata di 14 wilayah dan kota untuk memastikan penularan virus corona.

Pertunjukan dimulai pada hari Rabu dan akan diadakan hingga hari Sabtu untuk mengantisipasi banyaknya wisatawan selama akhir pekan yang panjang.

Destinasi tersebut antara lain tempat wisata yang terkenal, seperti kawasan wisata Lembang di Bandung Barat, Ciwidey di Bandung, pemandian air panas Ciater di Subang, kawasan Puncak di Bogor dan pantai selatan Jawa Barat yang terkenal dengan pantai.

Pengunjung yang berduyun-duyun ke tempat wisata alam dan kuliner serta keramaian di sekitar tempat wisata juga dipilih, selain masyarakat yang berada di lokasi wisata religi, seperti Keraton Kasepuhan di Cirebon dan makam keramat Sunan Gunung Djati.

Juru bicara satuan tugas COVID-19 Jawa Barat Daud Ahmad mengatakan tim akan menggunakan tes cepat berbasis antibodi untuk pencarian acak. Pengunjung dengan hasil reaktif harus menjalani pengujian polymerase chain reaction (PCR).

‘Jika mereka terkena usapan [PCR] Ujian, kita juga bilang harus pulang untuk isolasi sendiri sampai keluar hasil tes, ” kata Daud, Kamis.

Dinkes Jabar telah mendistribusikan 26.700 alat tes cepat dan lebih dari 14.000 alat transpor virus untuk pemeriksaan usap berisi usapan, menurut Kepala Dinas Kesehatan, Marion Siagian.

Sejauh ini, operasi tersebut telah mengidentifikasi 50 pengunjung di Puncak sebagai COVID-19 positif, berdasarkan tes cepat, yang membuat pihak berwenang memulangkan mereka.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengeluarkan surat edaran tentang langkah pencegahan penularan virus corona pada hari libur nasional dan hari libur kolektif tahun ini, yang menjadi dasar hukum penyelenggaraan.

Juru bicara Kebun Binatang Bandung Sulhan Syafi’i mengatakan atraksi tersebut menyambut baik inisiatif pemilihan acak pemerintah provinsi.

READ  Hasil pemilu AS tidak mempengaruhi kebijakan fundamentalis Iran: Araqchi

“Belum ada apa-apa [tests in our place]hanya penyidikan kapasitas dan prosedur oleh dinas pariwisata, dinas ketertiban umum dan komando militer kabupaten, ā€¯katanya. “Jika dites di sini dan seseorang dites positif, mereka akan diminta pergi.”

Sulhan menambahkan, kebun binatang hanya menerima 1.200 pengunjung dalam satu waktu dibandingkan dengan biasanya 6.000. Tempat yang beroperasi dari pukul 08.00-16.00 itu mencapai jumlah pengunjung dalam satu hari selama pandemi sekitar 1.800.

Pekan lalu, Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengingatkan anggota kabinet untuk mencegah peningkatan kasus virus corona saat libur panjang, karena akhir pekan yang panjang di bulan Agustus berkontribusi pada penyebaran puncak di beberapa daerah. Meski pengunjung diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi, para pemimpin daerah di beberapa kota dan provinsi telah menyarankan warganya untuk tidak pergi berlibur.

Pemerintah Jawa Barat pada hari Kamis melaporkan 459 infeksi virus korona yang baru dikonfirmasi, sehingga total provinsi menjadi 35.607 kasus dengan 714 kematian dan lebih dari 24.900 pemulihan. Pada hari yang sama, Indonesia melaporkan 3.565 kasus baru sehingga skor menjadi 404.048. (mpp)

Catatan Editor: Artikel ini adalah bagian dari kampanye publik oleh satuan tugas COVID-19 untuk menyadarkan masyarakat akan pandemi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *