95% kasus COVID-19 di Bali disebabkan oleh transfer lokal: Tim Tugas

TEMPO.CO, JakartaSemuanya 8 059 COVID-19 Menurut Satgas COVID-19 setempat, kasus atau 95,35 persen dari infeksi yang dikonfirmasi, di Provinsi Bali adalah akibat penularan lokal.

Saat ini jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Provinsi Bali mencapai 8.452 kasus, kata Kepala Satgas Harian dan Sekretaris Pemprov Bali Dewa Made Indra, Sabtu.

Sedangkan 305 pasien sisanya atau 3,61 persen dari total kasus memiliki riwayat perjalanan internasional, dan 88 atau 1,04 persen pasien memiliki riwayat perjalanan domestik, ujarnya.

Dengan semakin banyaknya kasus COVID-19 akibat penyebaran lokal, Dewa Indra kembali mengimbau warga sekitar untuk mendukung upaya pemerintah mencegah penyebaran COVID-19 dengan mengikuti protokol kesehatan dimanapun dan selalu. .

Meski vaksin dan obat-obatan COVID-19 belum ditemukan, cara paling efektif untuk melindungi diri kita sendiri, keluarga (kita) dan masyarakat adalah tetap disiplin dengan mengikuti protokol kesehatan (seperti) memakai masker dengan benar, mencuci tangan. Cuci pakai sabun dan air mengalir, dan jaga jarak fisik, ”tandasnya.

Dia mengatakan provinsi itu telah menambahkan 63 COVID-19 kasus dan 87 pemulihan Sabtu.

“Dengan 87 pasien lainnya sembuh dari infeksi, jumlah perbaikan di Bali mencapai 6.915 atau 81,81 persen dari total kasus yang dikonfirmasi,” jelasnya.

Sementara itu, dua pasien yang mengidap infeksi tersebut menjadikan jumlah kematian 247 atau 2,92 persen dari total kasus.

Ia mengatakan 1.299 pasien dirawat di 17 rumah sakit dan sedang menjalani operasi di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Grand Mega dan BPK Pering.

Baca juga: Pulau Jawa, Bali, menyumbang 64 persen kasus COVID-19 di Indonesia

DIBAWAH

READ  Pengetahuan dan sikap terhadap aborsi dan eutanasia di kalangan kesehatan S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *