Warga Keluhkan Biaya PTSL Tidak Sesuai Aturan

KOTA TASIK – Program sertifikat tanah dengan nama Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang diluncurkan Pemerintah melalui Kementerian Agrari Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) banyak dikeluhkan masyarakat terutama peserta program PTSL.

Keluhan yang dirasakan warga yakni besaran biaya yang harus dikeluarkan penerima PTSL yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah diatur.

Terkait dengan hal itu, Kasubag TU Kantor BPN Kota Tasikmalaya Achmad Taufik mengatakan, pihaknya banyak menerima dan mendengarkan keluhan dari masyarakat terkait biaya proses penerbitan sertifikat program PTSL yang tidak sesuai ketentuan”sudah kita sebarkan dan kirimkan surat pemberitahuan kepada lurah dan LPM setempat termasuk kepada para peserta PTSL terkait besaran biaya yang harus dikeluarkan,”ungkap Ahmad Selasa (10/07).

Dalam surat pemberitahuan tambahnya, dijelaskan bahwa biaya pendaftaran peserta untuk program PTSL di Kota Tasikmalaya besarannya Rp.150 ribu. ”Biaya PTSL tersebut diatur dalam Peraturan Walikota Tasikmalaya, yang ditandatangani oleh lurah, tokoh Masyarakat, perwakilan peserta PTSL, ini sudah ada aturannya sehingga petugas wajib mematuhi ketentuan tersebut,” tuturnya.

Pihaknya pun mengaku tidak tau menahu jika dilapangan peserta PTSL ada yang dimintai biaya melebihi dari ketentuan.

”BPN tidak tau kalau ada masyarakat peserta PTSL dimintai biaya melebihi ketentuan peraturan Walikota, selama ini pegawai BPN dalam setiap melaksanakan tugas berdasarkan aturan yang telah disepakati bersama,” papar Achmad.

Pihaknya pun meminta dan berharap, jika ada masyarakat yang merasa dirugikan dan atau dimintai biaya tidak sesuai aturan untuk  segera melaporkan ke BPN.

”Warga yang merasa dirugikan oleh oknum-oknum dengan meminta biaya yang tidak sesuai ketentuan agar segera melapor ke BPN untuk segera kita tindaklanjuti,”pungkasnya. (SDT/Tantan)   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *