Wahidan : Debat Kandidat Pilwalkot Banjar, Uji Kompetensi Calon

Direktur Banjar Institute, Wahidan. Foto : (BQ)

Banjar, (PrianganNews.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Jawa Barat, menggelar debat kandidat pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjar pada perhelatan Pilkada Serentak Tahun 2018, Rabu (25/04/2018) malam nanti.

“Kegiatan debat kandiat yang akan diselenggarakan nanti malam nanti, diharapkan dapat membahas permasalahan daerah beserta solusinya secara terperinci. Sesuai PKPU nomor 4 tahun 2017, banyak isu daerah yang harus di bahas dalam forum debat pasangan calon Pilkada. Debat inilah sebagai ajang untuk menguji kompetensi para calon,”kata Direktur Banjar Institute, Wahidan, saat ditemui PrianganNews.com., Rabu (25/04/2018).

Ia mengatakan, Visi-Misi semua Pasangan Calon (Paslon) harus menyampaikan tesis-tesisnya yang argumentatif. Bagaimana format kebijakan yang ditawarkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah dan tawaran konsep pembangunan yang berkelanjutan serta selaras dengan rencana pembangunan Provinsi dan Nasional.

“Hal terpenting dalam debat nantinya, moderator debat harus mampu mengekplorasi kemampuan pasangan calon secara mendalam. Sehingga kontestasi Pilkada dapat ditarik keruang pertarungan terutama dalam ide dan gagasan yang telah dirancang oleh kedua Paslon tersebut. Pada gilirannya nanti, masyarakat dapat menentukan pilihan politiknya berdasarkan kompetensi yang dimiliki oleh calon,”ujarnya.

Pihaknya mengharapakan, momentum debat ini harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dalam meningkatkan gairah politik publik, inilah esensi dari pendidikan politik bagi masyarakat. Jadi masyarakat tidak terjebak pada transaksi-transaksi politik jangka pendek.

Menutur Wahidan, sekaligus sebagai Tokoh Muda Banjar yang gemar traveling
tersebut, menambahkan, debat kali ini diprediksi akan berlangsung seru, pasalnya Pilkada Kota Banjar ink hanya diikuti oleh dua pasangan calon.

“Ini akan sangat menarik, sebab hanya ada dua Paslon saja. Tinggal kita buktikan pada saat debat, kapabel tidaknya para paslon yang ada.”ungkapnya.

Saat disinggung PrianganNews.com, mengenai siapa diprediksi yang akan memenangkan debat?, pihaknya menuturkan, parameter untuk menentukan kemenangan dalam arena debat itu hanya argumentasi yang rasional.

“Paslon petahana secara empirik tentunya lebih memahami masalah Daerah, dan Paslon penantangnya juga akan lebih tajam dalam mengeksplore masalah daerah yang ada. Normatifnya begitu.”tutupnya. (BQ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *