Disdamkar Pengkab Garut, Berhasil Musnahkan 10 Sarang Tawon Ganas

Petugas Disdamkar Kabupaten Garut, saat mengevakuasi Sarang Tawon Ganas, disalah satu rumah warga. Foto : Istimewa

Garut, (PrianganNews.com) – Sebanyak 10 sarang Tawon Ganas di Kabupaten Garut, Jawa Barat, berhasil dimusnahkan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut, dalam kurun waktu 4 bulan di tahun 2018 ini. Pasalnya, keberadaan sarang Tawon Ganas tersebut berada di rumah warga yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan.

“Sampai dengan bulan April ini, sudah 10 sarang Tawon Ganas telah kami musnahkan. Secara keseluruhan sarang Tawon Ganas itu berada dirumah warga,”kata Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran, Kabupaten Garut, Satria Budi, kepada PrianganNews.com, Rabu (25/04/2018).

Menurutnya, hingga akhir April sampai dengan sekarang ini, kasus yang menonjol selain kebakaran adalah permintaan warga untuk mengevakuasi atau menangani sarang tawon. Baik yang ada di atas plafon rumah warga ataupun yang ada di pohon di lingkungan warga.

“Permintaan untuk evakuasi sarang Tawon ini, tidak hanya datang dari warga yang ada di kota. Tetapi, banyak juga permintaan untuk mengevakuasi sarang Tawon Ganas ini dibeberapa Kecamatan lainnya,”ujarnya.

Dalam proses evaluasinya, Sambung Ia, Petugas Rescue terpaksa menggunakan peralatan seadanya untuk melakukan evakuasi tersebut, dikarenakan Disdamkar Garut belum memiliki peralatan khusus untuk melakukan evakuasi sarang Tawon.

Untuk itu kami sangat membutuhkan, peralatan khusus untuk mengevakuasi Sarang Tawon Ganas, yang sudah meresahkan warga masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut,”ungkapnya.

Satria mengaku, dalam proses pembersihan sarang tawon tersebut, hanya mengenakan pakaian yang biasa digunakan saat memadamkan api, tatapi ditambah dengan sedikit modifikasi.

“Kami hanya merekatkan ujung lengan baju dan celana menggunakan selotip, supaya tawon tidak masuk ke baju.  Sementara untuk melindungi wajah, petugas kami hanya menggunakan kain yang berjaring-jaring,”tuturnya.

Cara mengusir sarang Tawon tersebut, Lanjut Ia, hanya menyemprotkan air. Alhasil, setelah dilakukan penyemprotan seluruh kawanan Tawon tersebut akan menjauh. Sementara itu, petugas yang mengevakuasi menggunakan kain yang sudah dibasahi dengan bensin.

“Walaupun dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas kami masih kerap disengat tawon. Tapi itu semua bukan suatu halangan, kami tetap melaksanakan tugas untuk membantu masyarakat,”pungkasnya. (Jank)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *