Cegah Narkoba, Prajurit Batalyon Raider 323/BP Banjar Ditest Urine

Foto : Humas BNNK Ciamis

Banjar, (PrianganNews.com) – Guna meciptakan lingkungan terbebas dari Narkoba, seluruh anggota Batalyon Raider 323/BP Kota Banjar, mengikuti sosialisasi dan penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), bertempat di Aula Dewata Cengkar Yonif Raider 323/BP Kota Banjar, Kamis (12/04/2018).

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap 3 bulan sekali. Hari ini juga dilakukan pengambilan urine untuk di test dari peserta yang hadir secara acak,”kata Pasi Intel Letnan Satu Teguh Anggoro, S.IP., M.Sc.

Teguh mengatakan, kegiatan ini sangat berguna bagi seluruh anggota TNI, terutama memberikan pengetahuan kepada prajurit Yonif R 323/BP pada khususnya. Sehingga seluruh Prajurit TNI mendapatkan gambaran dalam upaya mencegah diri dan keluarga dari pengaruh bahaya Narkoba.

Foto : Humas BNNK Ciamis

“Dengan adanya penyuluhan ini, tidak ada penyalahgunaan Narkoba dilingkungan kami. Terutama dalam meciptakan lingkungan yang terbebas dari Narkoba, bilamana ada anggota yang terindikasi dalam menyalahgunakan narkoba, tentunya akan ada sanksi hukum sesuai aturan hukum yang berlaku,”kata Ia.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Kabupaten Ciamis, Deny Setiawan S. Sos. M.M., menuturkan, peredaran Narkoba di Indonesia dewasa ini sudah sangat membahayakan dan sudah banyak menelan korban yang tidak sedikit jumlahnya.

Foto : (Humas BNNK Ciamis)

“Jenisnya pun sekarang ini semakin bertambah dan bermacam-macam,”tuturnya.

Menurutnya, Narkoba merupakan penyakit yang kronis serta bisa terjangkit kembali. Dikarenakan ada efek kecanduan akan barang haram tersebut. Penggunaan narkoba itu disebabkan karena adanya keinginan untuk mencoba, gaya hidup (lifestyle) serta adanya tekanan hidup yang mengakibatkan penggunanya mengalami gangguan kesehatan dan kejiwaan.

Foto : (Humas BNNK Ciamis) 

“Deteksi dini terhadap ciri-ciri pengguna Narkoba dapat dilihat dari adanya perubahan tingkah laku, lingkungan pergaulannnya, kebiasaan dan gaya hidup yang tak lazim serta adanya penurunan/gangguan kesehatan secara fisik dan mental,”ungkapnya.

Dalam pemberantasan jalur suplai dan rehabilitasi bagi pengguna serta korban penyalahgunan Narkoba. Pihaknya mengakui, tidak bisa bekerja sendiri, dalam hal ini dibutuhkan kerja sama dari seluruh komponen dan instansi, termasuk TNI dalam mewujudkan hal tersebut. (Mulya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *