Cagub Sudrajat : Honor Kader Posyandu Jabar Akan Terealisasi

Seminar kampanye Cagub Jawa Barat, di Kabupaten Ciamis, bersama ribuan Kader Posyandu se-kabupaten Ciamis, bertempat di Gedung Islamic Center Ciamis, Minggu (22/04/2018). Foto (AS) 

Ciamis, (PrianganNews.com) – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat nomor urut tiga, mengatakan, akan meningkatkan sumber daya Kader Posyandu, melalui kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh, Calon Gubernur Jawa Barat, Sudrajat, saat menggelar seminar kampanye di Kabupaten Ciamis, bersama ribuan Kader Posyandu se-kabupaten Ciamis, bertempat di Gedung Islamic Center Ciamis, Minggu (22/04/2018). Menurutnya, Kader Posyandu adalah garda terdepan dalam memperjuangkan kesehatan masyarakat Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, seluruh kader Posyandu menyampaikan seluruh aspirasinya, diantaranya, adanya peningkatan sumber daya kader Posyandu, meningkatnya honor untuk kesejahteraan, adanya peningkatan anggaran revitalisasi Posyandu, pelatihan kewirausahaan, pelatihan kesehatan, jaminan kesehatan bagi kader Posyandu, dan sarana dan prasarana Posyandu dapat terpenuhi.

Menanggapi aspirasi dari seluruh Kader Posyandu di Kabupaten Ciamis, Sudrajat mengaku, siap merealisasikannya apabila nantinya terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat, yang berpasangan dengan Ahmad Syaikhu.

“Hal ini sudah dituangkan dalam kontrak politik yang berisi lima poin, yakni, siap memperbaiki dan meningkatkan sarana dan prasarana Posyandu, meningkatkan pelayanan Posyandu di Jawa Barat dengan cara meningkatkan anggaran revitalisasi Posyandu,”kata Sudrajat.

Ia menyakini, seluruh Kader Posyandu butuh jaminan hidup terutama jaminan kesehatan, terutama penyakit kritis.

“Insya alloh itu bisa dilaksanakan,  dalam membantu jaminan kesehatan. Di Jawa Barat ini ada sekitar 50 ribu Posyandu, dengan kadernya 4 sampai 5 orang. Tentunya, aspirasi seluruh Kader Posyandu ini harus cepat direalisasikan,”ujarnya.

Terkait dengan honor untuk kesejahteraan kader Posyandu, pihaknya mengaku, akan memberikan honor atau insentif.

“Salah satu contoh yang sudah berjalan seperti Pemkot Bekasi yang dipimpin Ahmad Syaikhu, Kader Posyandu mendapatkan Honor sebesar Rp.300 ribu per bulannya, atau setidak-tidaknya Rp.600 ribu per tahunnya, disesuaikan dengan keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk anggarannya akan kita cari sedimikian rupa, mencari supaya agar anggaran bisa tercukupi. Target APBD Jawa Barat supaya naik sehingga pelayanan meningkat,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Masyarakat Peduli Posyandu (FMPP) Kabupaten Ciamis, Didi Sukardi, mengatakan, seminar ini untuk mencari solusi, upaya yang harus dilakukan pemerintah terutama dalam meningkatkan sumber daya kader Posyandu.

“Untuk meningkatkan kualitas kader Posyandu, ada lima poin yang harus dilakukan oleh pemerintah. Kader Posyandu butuh pelatihan kesehatan, kewirausahaan, peningkatan insentif dan butuh jaminan kesehatan. Hal itu akan segera terealisasi tergantung pemimpin Jawa Barat terpilih kedepannya. Saya yakin bila pasangan Asyik Sudrajat-Syaikhu terpilih, hal itu bisa terealisasi dan sudah mempunyai komitmen,”singkatnya. (AS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *