Brigez dan Ormas PP Sepakat Jaga Kondusifitas Kota Banjar

BANJAR – Adanya indikasi ujaran kebencian di akun Facebook yang diduga milik oknum anggota Brigez Limbangan Kabupaten Garut terhadap ormas Pemuda Pancasila, pengurus DPW Brigez Kota Banjar dan MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Banjar sepakat untuk tidak terprovokasi dan akan tetap menjaga kondusifitas diwilayah Kota Banjar. Kesepakatan itu dilontarkan setelah pengurus Brigez dan Pemuda Pancasila melakukan pertemuan.

Ketua DPW Brigez Kota Banjar Dino Rhomadon mengatakan, pihaknya tidak akan terprovokasi dengan isu perselisihan antara Brigez dan ormas Pemuda Pancasila di Kabupaten Garut akibat oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kita pengurus DPW Brigez dan MPC PP Kota Banjar, sepakat untuk menjaga kondusifitas diwilayah Kota Banjar”, kata Dino Rhomadon dihadapan sejumlah awak media, Selasa (10/07/2018).

Dino menambahkan, dirinya sudah mengintruksikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota Brigez di wilayah Kota Banjar untuk tidak terpancing atau terprovokasi atas kejadian di Limbangan Kabupaten Garut. Hal itu dilakukan agar wilayah Kota Banjar tetap kondusif dan aman.

Hal senada dikatakan Bendahara Umum MPC Pemuda Pancasila Kota Banjar Dian Suryanto Gunawan. Ia mengatakan Pemuda Pancasila dan Brigez Kota Banjar sepakat untuk tetap menjaga kondusifitas serta keamanan diwilayah Kota Banjar dan tidak akan terprovokasi dengan kejadian di Limbangan Kabupaten Garut.

“Itu akibat ulah salah satu oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.

Menurut informasi yang beredar, anggota Pemuda Pancasila dan anggota Brigez di Limbangan sempat bersitegang, hal itu disebabkan adanya oknum yang mengaku anggota Brigez mengUpload foto anggota Pemuda Pancasila berseragam yang sedang berbaris dan menuliskan kata-kata penghinaan.

“Kita pengurus MPC PP dan pengurus DPW Brigez Kota Banjar sudah sepakat dalam pertemuan ini untuk selalu menjaga kondusifitas Kota Banjar,” pungkasnya. (BQ/Tantan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *