Jelang Pengumuman KPU RI, Polres Tasikmalaya Kota Gelar Apel Kontingensi

Hits: 5

BERITA TASIKMALAYA, (priangannews.com) Menjelang pengumuman rekapitulasi hasil Pemilu Tahun 2019 Tingkat Nasional, yang akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Rabu (22/05/2019) mendatang, Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, Polda Jabar melaksanakan Apel Kontingensi di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota, Jalan Letnan Harun, Sukarindik, Bungursari, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (21/05/2019).

Apel tersebut digelar dalam rangka kesiapsiagaan personel menghadapi Kontingensi Tahun 2019 dan guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Tasikmalaya Kota khususnya.

Kegiatan Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP. Febry Kurniawan, S.I.K. dan dihadiri para peserta yang berjumlah 520 personel gabungan TNI-Polri. Diantaranya, anggota Brigif 13/Galuh, Kodim 0612/Tasikmalaya, Lanud Wiriadinata, Subdenpom TNI, Brimob Polda Jabar, dan tentunya seluruh personel di Jajaran Polres Tasikmalaya Kota. Selain itu hadir pula Danlanud Wiriadinatana, Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., Dandim 0612/Tasikmalaya, Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Inf Nur Ahmad, S.E., dan Kas Brigif Raider 13/Galuh, Letkol Inf Riyaldy.

Dalam apel tersebut, Kapolres Tasikmalaya Kota menyampaikan kepada para peserta yang hadir diharapkan benar-benar mampu mempersiapkan diri secara maksimal dengan seluruh sumber daya yang dimiliki baik peronel, sarana dan prasarana, penyamaan persepsi, serta pemantapan kesiapan jajaran untuk secara aktif dalam rangka antisipasi konflik sosial yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kita akan melakukan kegiatan preventif maupun represif manakala apabila ada masyarakat yang menginginkan situasi kondisi khususnya di Kota Tasikmalaya pasca Pemilu ini tidak kondusif,” tuturnya.

Lebih lanjut, AKBP Febry Kurniawan, S.I.K., mengatakan, “Upaya preventif antara lain akan dilaksanakan patroli skala besar bersama TNI”. Hal itu menunjukan bahwa kesiapan pengamanan di Kota Tasikmalaya betul-betul siap.

“Kita akan melaksanakan razia manakala ada pergerakan mobolisasi massa khususnya yang akan menuju Jakarta atau lokasi-lokasi lain. Kita pastikan tidak ada yang membawa barang-barang berbahaya seperti sajam (senjata tajam) dan barang-barang yang dilarang. Karena itu salah satu bentuk tindak pidana,” ucapnya.

“Kita menghimbau supaya masyarakat tidak perlu kesana (Jakarta), manakala berangkat maka patuhi tata tertib yang sudah ada,” ungkapnya. (Baehaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: