Jelang Bulan Ramadhan, Harga Bawang di Tasikmalaya Naik 50%

Hits: 6

BERITA TASIKMALAYA, (priangannews.com) – Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama pihak Kepolisian yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Tasikmalaya, menggelar sidak ke Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Kamis (2/5) siang.

Dalam sidak tersebut, merupakan salah satu upaya untuk memastikan harga bahan pokok stabil jelang Bulan Suci Ramadhan. Hasilnya, stok dan harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Cikurubuk terbilang masih aman dan stabil, meski sebagian komoditi mengalami kenaikan harga.

Asisten Daerah Bidang Ekonomi Dan Pembangunan Kota Tasikmalaya, Kuswa Wardana mengatakan, stok kebutuhan bahan pokok seperti Beras Premium dan medium terpantau masih aman, dan harganya juga masih normal Rp. 11 ribu per kilogram.

Namun, ada beberapa komditi yang mengalami kenaikan, diantaranya Bawang Putih yang semula Rp. 24 ribu perkilogram, saat ini naik menjadi Rp. 46 ribu perkilogram, Bawang Merah semula Rp. 18 ribu per kilogram, saat ini Rp. 26 ribu perkilogram, sedangkan harga Telur semula Rp. 21 ribu per kilogram saat ini naik menjadi Rp. 24 ribu per kilogram.

“Ini akan kita kordinasikan dengan Dinas Ketahanan Pangan, apakah ada agen yang tidak sesuai atau di agennya kosong. Ini harus di cari dimana titik kenaikan harganya, nanti kita akan terus lakukan kordinasi dengan pihak terkait,” kata Kuswa, seusai melakukan Sidak Pasar.

Kuswa menambahkan, selain jelang Bulan Ramadan, penyebab naiknya harga Bawang Putih, juga disebabkan karena kurangnya pasokan dari agen dan petani.

“Meski demikian, kami akan terus berupaya untuk menekan harga-harga kebutuhan pokok di pasaran dengan berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti satgas pangan dan Bank Indonesia,” pungkasnya. (Andri Achmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: