Ratusan Guru TK dan PAUD se-Kabupaten Ciamis, Ikuti Sosialisasi Penguatan Pendidikan Karakter

Hits: 20

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Sebanyak 108 guru Paud dan Taman Kanak-Kanak (TK) perwakilan dari 27 UPTD Kecamatan se Kabupaten Ciamis, mengikuti kegiatan sosialisasi penguatan pendidikan karakter, dalam rangka meningkatkan mutu kompetensi guru Paud di Kabupaten Ciamis, Senin (29/4) di salah satu Hotel di Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut, diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis melalui Bidang Pembinaan Paud dan PNF, dari anggaran APBD Kabupaten Ciamis Tahun 2019.

Menurut Kasi Peserta Didik Paud dan PNF, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Rahmat, diadakanya kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan membekali peserta dalam mengasuh, mengajar dan mendidik anak usia dini sebagai generasi emas Indonesia Tahun 2045.

Kemudian juga untuk mengembangkan platform (Rencana Kerja/Program) pendidikan nasional yang meletakan pendidikan karakter sebagai jiwa utama dalam penyelenggaraan pendidikan bagi peserta.

“Serta merevitalisasi dan memperkuat potensi kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, masyarakat dan lingkungan keluarga dalam mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter (PPK),” tuturnya.

Rahmat mengatakan, sasaran dalam kegiatan ini yaitu peserta sosialisasi terdiri dari utusan 27 UPTD Kecamatan pendidikan se Kabupaten Ciamis, sebanyak 108 orang, jadi setiap Kecamatan perwakilanya 4 orang terdiri dari guru Paud 2 orang dan guru TK 2 orang.

“Untuk narasumber atau pemateri kita adakan 3 pemateri, yaitu dari Praktisi Pendidikan Nasional dari Jakarta, dari pusat Pengembangan anak usia dini dan Dikmas Provinsi Jawa Barat, serta dari Dosen Universitas Cipasung Kabupaten Tasikmalaya,” katanya.

Rahmat berharap, melalui kegiatan ini peserta memiliki, memahami, menambah dan meningkatkan wawasan pengetahuan, keterampilan serta sikap sebagai seorang pendidik.

“Serta dapat mentrasferkan kembali pengetahuan yang diperoleh di wilayahnya masing-masing melalui kegiatan KKG atau Gugus Paud. Juga dapat mengimplementasikan kepada peserta didik dalam PBM,” pungkasnya. (Boy1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: