Komplotan Pencuri Triplek di Banjar, Diciduk Polisi

Hits: 52

BERITA BANJAR, (priangannews.com) -Satuan Jajaran Satreskrim Polres Banjar, berhasil meringkus komplotan pencuri kayu lapis (Triplek), yang terjadi di PT. Berkat Karunia Surya (BKS) di Jalan Cimaragas-Banjar, Kelurahan Situbatu, Kota Banjar.

Komplotan pencuri itu sebanyak 5 orang yaitu, NS (41), Warga Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, AY (35), Warga Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jateng, sedangakan DM (27), Zam (26), dan DR (29) adalah warga Kota Banjar.

Aksi pencurian itu sendiri terjadi pada hari Rabu (20/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Kecurigaan berawal adanya laporan dari anak dari pemilik PT BKS yaitu Andri Lieus, bahwa barang (Triplek) yang dikirim dari PT BKS ke CV. Berkat Karunia (BK) mengalami kekurangan, sementara asisten direktur PT BKS, Diamonika mendapat laporan langsung melakukan pengecekan dengan menggunakan kamera CCTV yang terpasang di setiap sudut pabrik. Dari CCTV itu, identitas para pelaku kemudian diketahui, dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Pencurian yang dilakukan oleh oknum pegawainya sendiri dan rekannya ini, telah direncanakan oleh mantan pegawai PT. BKS itu sendiri. Karena dia mengetahui kondisi gudang, jadi dia memanfaatkan oknum ini untuk mengambil barang berupa triplek sebanyak 1.560 lembar dan berbagai ukuran,” ujar Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, Saat Konferensi Pers di Mapolres Banjar, Sabtu (23/3).

Menurut Yulian, dari Kelima pelaku tersebut. Tiga orang diantaranya adalah karyawan PT BKS, dan satu orang ialah mantan karyawan, dan satu orangnya lagi selaku penadah.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenai pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” tuturnya.

Dari kasus pencurian ini, lanjut Yulian, Polisi mengamankan barang bukti berupa, 1 unit Dump Truck bernopol Z 9416 YA, mobil Pick Up bernopol Z 8280 WR, 560 lembar triplek, dan 4 lembar fotocopy scan surat ijin barang keluar dan uang tunai sebesar 10 juta rupiah. Akibat dari kejadian ini, PT BKS mengalami kerugian materi sebesar 120 juta rupiah.

“Saya menghimbau kepada warga Kota Banjar supaya setiap saat waspada terhadap kerawanan kejahatan 3C curat, curas, curanmor, sekaligus memfasilitasi keamanannya sendiri berupa kunci gembok dan CCTV, untuk menjaga propertinya sendiri,” pungkasnya. (Baehaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: