CDK Wilayah VII Jabar Gelar Pelatihan Budidaya Lebah Trigona Kepada KTH Banjaranyar

Hits: 53

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Cabang Dinas kehutanan (CDK ) wilayah VII Jabar, menggelar pelatihan lebah madu kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Lestari Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jumat (15/3) di Bale Riungan KTH Bina Lestari, Dusun Sindangasih, Desa Banjaranyar.

Pelatihan budidaya lebah madu Trigona ini menjadi salah satu pilihan tim CDK Wilayah VII Jabar, bekerjasama dengan Unpad Bandung dalam mengembangkan perekonomian rakyat.

Pelatihan budidaya lebah jenis Teuweul (Trigona) dilakukan karena prospek pasar yang sangat baik untuk pemasaran produksi madu, juga dalam proses pembudidayaan jenis ini memiliki kemudahan, diantaranya tidak memerlukan peralatan khusus, dan juga tidak perlu takut disengat.

Selain itu juga karena mudah dalam pengembangan koloni, produktivitas propolis bisa lebih tinggi, tahan hama penyakit, serta dapat dipanen sepanjang waktu.

Madu yang dihasilkan lebah Trigona adalah madu super, karena kualitas madunya jauh diatas jenis lebah lainnya, dan juga karena lebah kecil yang tidak memiliki sengat ini tidak hanya menghasilkan madu, tetapi juga propolis yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi.

Tim peneliti Madu dari CDK wilayah VII diwakili oleh KSTU CDK VII Jabar, Iman chandra mengatakan, kegiatan ini sebagai bagian dari program CSR, sehingga perusahaan selalu melirik peluang-peluang yang berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap, peserta pelatihan ini dapat menularkan ilmu yang sudah didapatkannya kepada warga lainnya,” katanya.

Sementara itu, Penyuluh dan Instruktur Pelatihan yang juga merupakan Ketua Pusat Studi Teknologi Pertanian Unpad Bandung, Dr. Bambang Nurhadi mengatakan, bibit lebah Trigona ini mudah beradaptasi di lingkungan, lebah ini juga baik untuk diternakkan. Dari satu kotak bisa dikembangkan dan dipindahkan menjadi beberapa kotak.

“Bibit Trigona bisa berasal dari lingkungan sekitar tempat tinggal. Koloninya bisa bersarang di dahan, batang pohon, celah bebatuan, atau tanah di hutan-hutan atau bahkan di tempat yang tidak diduga-duga, misalnya celah di tiang listrik atau pojokan rumah tua,” jelasnya.

CDK wilayah VII Jabar ini tidak hanya menggelar pelatihan, namun juga akan menganggarkan Dana APBN untuk
memberikan bantuan perlengkapan usaha budidaya lebah, seperti kotak koloni tawon dan peralatan lainya, yang dibutuhkan untuk pengembangan budidaya lebah. (Boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: