Reses di Desa Sidaharja, Kades: Semoga Yang Diusulkan Terealisasi

Hits: 12

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) -Untuk menyerap aspirasi masyarakat yang ada di wilayah Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Drs. Oyat Nur Ayat, M.Ag menggelar kegiatan reses, Selasa (12/3).

Dalam reses yang dilaksanakan di tempat tersebut, selain dihadiri oleh para tokoh agama, masyarakat, RT, RW, dan juga Kepala Desa, serta anggota DPRD Kabupaten Ciamis, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yaitu Drs. H. Wagino.

Oyat menjelaskan, kegiatan reses merupakan masa kerja para anggota dewan bekerja di luar gedung DPRD, selain untuk menjumpai para konstituennya di daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing juga merupakan bagian dari menampung aspirasi warga untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah.

“Kunjungan reses ini sebagai upaya didalam menjaring, menampung aspirasi masyarakat, Untuk masa reses ini kita menjumpai konstituen kita yang ada di wilayah Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

Oyat yang merupakan politisi dari Partai PPP itu menyampaikan, kunjungan resesnya tersebut mayoritas masyarakat di Desa Sidaharja, itu mengharapkan pembangunan infrastruktur jalan, saluran irigasi, madrasah diniyah, dan berbagai permasalahan lainnya.

“Kita sebagai anggota dewan dari Dapil IV Kabupaten Ciamis ini, akan terus mengupayakannya kepada Pemerintah agar usulan masyarakat ini dapat ditampung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Desa Sidaharja, Haris Munandar sangat mengapresiasi terhadap kegiatan reses yang dilaksanakan oleh anggota DPRD Kabupaten Ciamis, dari Partai PPP Oyat Nur Ayat, M.Ag., dan dari Partai PKB Drs. H. Wagino.

“Dengan adanya acara reses ini untuk mengakrabkan lagi hubungan antara masyarakat dan anggota DPRD, kita sama-sama saling bahu membahu untuk membantu salah satu utusan yang berasal dari wilayah kita, kalau kita tidak ada perwakilan maka susah untuk mendapatkan bantuan pembangunan dari Pemerintah, jika hanya mengharapknan dana desa, itu tidak akan cukup,” pungkasnya. (Baehaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: