Tingkatkan Mutu Pendidikan, UPT Padaherang Lakukan Rotasi Mutasi

Hits: 33

BERITA PANGANDARAN, (priangannews.com) – Dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Sekolah SD di Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Padaherang melakukan serah terima jabatan bagi kepala sekolah SD, Senin (25/2) di GOR Koperasi Megah Padaherang.

Selain serah jabatan, UPT Korwil Pendidikan Kecamatan Padaherang juga melakukan Rotasi Mutasi kepala sekolah SD di lingkungan Pendidikan UPT Kecamatan Padaherang.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Korwil Kecamatan Padaherang, Endang Mulyono, S.Pd mengatakan, kepala sekolah yang berakhir masa jabatannya yaitu, Totong Solihin, S.Pd Kepala Sekolah SD N 3 Padaherang, Supar, S.Pd Kepala Sekolah SDN 2 Panyutran, dan Ucan Kepala Sekolah SDN 4 karangpawitan.

Sedangkan yang di Rotasi Mutasi yaitu, Saepudin, S.Pd menjadi Kepala Sekolah SDN 3 Padaherang, H. Rahmat, S.Pdi Kepala Sekolah SDN 2 Pasirgeulis, Endis Sopandi, S.Pd Kepala Sekolah SDN 4 Karangpawitan, Teti Budiati, S.Pd Kepala Sekolah SDN 2 Kedungwuluh, Iis, S.Pd SDN 3 Paledah, Turmono, S.Pd Kepala Sekolah SDN 2 Sukanagara, H. Halil, S.Pdi Kepala Sekolah SDN 1 Sukanagara.

“Kami Berharap kepada Kepala Sekolah yang baru untuk bisa mengembangkan sekolah yang sekarang di pimpinnya agar Sekola bisa meningkat lagi di bidang apapun, yang jelas dengan memutasikan guru ke kepala sekolah itu bukan berdasarkan apapun, tetapi untuk pengembangan sekolah ke arah yang lebih baik dan maju lagi,” katanya.

Sementara itu, Kasi Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran, Soleh Supriadi, S.Pd mengatakan, kepala sekolah yang baru dilantik harus bisa menjadi pigur yang baik memberi contoh kepada bawahanya, dan memiliki tanggung jawab yang besar dalam memimpin sekolahnya masing-masing, dan juga harus bertanggung jawab dalam apapun permasalahan di sekolahnya jangan sampai saling lempar dengan kepala yang lama, kecuali masalah hukum, itu urusan pribadi masing-masing kepala sekolah.

“Kepala Sekolah yang baru harus menjadi manajer di sekolahnya, juga Uswatun Hasanah kepada bawahanya, dan berkordinasi dengan masyarakat lingkungan setempat terutama dengan Pemerintah desa supaya bisa terjalin komunikasi yang baik,” pungkasnya. (Refan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: