Diduga Ada Manipulasi, Puluhan Peserta Seleksi KKD Datangi Kantor Desa Pamarican

Hits: 27

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Puluhan Peserta Seleksi Kaur Keuangan Desa, mendatangi Kantor Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (13/2). Kedatangan mereka tidak lain untuk mempertanyakan hasil seleksi tes yang diselenggarakan oleh pihak panitia di Aula Kecamatan Pamarican, pada Selasa (12/2) kemarin, yang diduga banyak kejanggalan dan manipulasi.

Salah seorang peserta seleksi, Rian Nurjaman menjelaskan, dirinya dan para peserta seleksi Kaur Keuangan Desa, datang ke Kantor Desa Pamarican, tiada lain untuk mempertanyakan kejelasan hasil seleksi tertulis yang diselenggarakan kemarin. Pasalnya, terlihat banyak sekali kejanggalan dan manipulasi.

“Ada beberapa kejanggalan yang kami lihat dalam penyelenggaraan tes tulis kemarin,” jelasnya.

Rian mencatat ada beberapa kejanggalan yang terjadi dalam penyelenggaraan tes tulis kemarin, diantaranya soal yang di buat oleh DPMD sebagai fasilitator hanya dimasukan dalam Map Transparan dan di lem pake lakban.

“Peserta incumbent ada yang bisa menyelesaikan 60 soal dalam waktu kurang dari 15 menit, sedangkan peserta yang lain lebih,” ucapnya.

Lanjut Rian, panitia lokal yang dibentuk oleh pihak Pemerintah Desa malah terlihat diam dan banyak yang diluar ruangan, sedangkan yang pro aktif justru dari DPMD. Padahal kapasitas mereka hanya sebagai monitoring dan penyedia soal test saja, peserta seleksi yang incumbent duduknya bergerombol.

“Pemeriksaan soal dilakukan secara terbuka namun saat menaikan dan merekap nilai oleh panitia justru malah dibawa ke ruangan Camat, diwilayah Kecamatan Pamarican hanya dilakukan tes tulis saja, sedangkan di Kecamatan lain tes wawancara, komputer, dilaksanakan, perolehan nilai peserta incumbent rata-rata sama, dan masih banyak sekali kejanggalan-kejanggalan lainnya,” bebernya.

Rian berharap, adanya solusi dan langkah-langkah yang diambil oleh pihak-pihak terkait, supaya penyelenggaraan tes ini berjalan dengan baik, jujur, dan transparan serta tidak ada praktek manipulasi data.

“Mudah-mudahan permasalahan ini bisa berlangsung dengan baik dan jujur, tidak ada lagi manipulasi data,” pungkasnya. (Baehaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: