Bupati Jeje: Saya Akan Terus Memperkuat Keberadaan Tagana

Hits: 5

BERITA PANGANDARAN, (priangannews.com) – Kabupaten Pangandaran merupakan daerah rawan bencana, seperti banjir, angin kencang, tanah longsor, gempa bumi, dan tsunami. Berkaitan hal tersebut keberadaan organisasi penanganan bencana seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana) sangatlah penting, untuk mempercepat dalam penanggulangan kebencanaan.

“Pangandaran merupakan salah satu daerah rawan bencana, maka keberadaan Tagana di Kabupaten ini sangat penting,” ujar Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat Rapat Kordinasi Tagana, Minggu (10/2) di Aula Setda Kabupaten Pangandaran.

Rapat yang dihadiri oleh 500 Anggota Tagana tersebut yang berasal dari Tagana Kabupaten Garut, Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Pangandaran.

Jeje mengatakan, sebagai daerah baru tentu kegiatan koordinasi ini selain menjadi ajang diskusi juga bisa memberikan masukan, serta pembelajaran, mengasah keterampilan dan kepekaan.

Jeje menambahkan, masih teringat kejadian beberapa tahun silam ketika dirinya baru menjabat sebagai Bupati Pangandaran.

“Di Pangandaran intensitas bencana sangat tinggi, ketika hujan saya tidak bisa tidur. Waktu itu Saya baru menjadi bupati 6 bulan, tiba-tiba jembatan patah, tidak lama kemudian disusul dengan angin puting beliung,” ungkapnya.

Menurut Jeje, dengan adanya Tagana ini sangat terbantu, apabila terjadi bencana tidak perlu menunggu perintah.

“Kepekaannya yang membuat mereka bergerak sendiri dan tidak perlu pusing dengan dapur umum, saya berniat akan terus memperkuat keberadaan Tagana sebagai mitra Pemerintah dalam menangani bencana,” pungkasnya. (Baehaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: