Kembali, Tolak One Way Warga Cibitung Gelar Aksi Turun Kejalan

Hits: 58

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Sejumlah warga Cibitung, Kecamatan Ciamis kembali menggelar aksi penolakan terkait pemberlakuan One Way (Jalan Satu Arah) yang berlaku di sepanjang Jalan Rumah Sakit dan Jalan Murod Idrus Ciamis, Jumat (25/1). Pemberlakuan one way dianggap sangat merugikan warga setempat, terlebih pedagang yang saat ini penghasilanya menurun drastis.

Salah satu warga Cibitung, Daud mengatakan, penolakan ini dikarenakan masyarakat geram dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Ciamis terkait diberlakukannya one way.

“Padahal yang jadi masalah bikin macetnya itu adalah di jalan perempatan Pasar Ciamis, Pasar Subuh, dan di Depan RSUD. Kalau, jalan sini (Cibitung-Pejagalan) itu jalannya sepi, tidak macet. Kenapa jalan ini disatu arahkan, kami kalau ingin ke RSUD harus muter dulu, itu kan jauh,” katanya.

Baca Juga: Jalur One Way Tidak Pro Rakyat, Warga Cibitung Akan Lapor Kepada Bupati Terpilih

Baca Juga: Pemberlakuan One Way di Jalan RSUD Ciamis Merugikan Pedagang

Baca Juga: Jalur Satu Arah RSUD Ciamis Resmi Diberlakukan

Daud menegaskan, sebenarnya masalahnya bukan di jalan Cibitung atau Murod Idrus, tapi dari pasar subuh, perempatan pasar dan RSUD. Jadi, tertibkan saja di daerah pasar subuh, perempatan pasar, dan RSUD. Jangan mengorbankan Masyarakat di wilayah jalan Cibitung dan Jalan Murod Idrus.

“Tertibkan saja jalan di sana, di Perempatan sering terjadi macet karena banyak angkot dan mobil truk yang ngetem dan menurunkan barang, kemudian di pasar subuh banyak yang berjualan di bahu jalan jadi parkir di bahu jalan, dan juga di depan RSUD Ciamis yang parkir di bahu jalan jadi bikin macet,” ucapnya.

Daud meminta kebijakan terhadap Pemerintah Kabupaten Ciamis, untuk mengevaluasi lagi pemberlakuan one way ini. Karena sangat merugikan masyarakat, terutama masyarakat Cibitung dan di Jalan Murod Idrus.

“Kami sangat keberatan, kami mohon kepada pihak berwajib tinjau dahulu. Tertibkan masalah parkir di pasar subuh, RSUD, dan perempatan pasar. Kalau daerah kami itu jalannya sepi, aman dan tidak membuat macet,” pungkasnya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: