Jalur One Way Tidak Pro Rakyat, Warga Cibitung Akan Lapor Kepada Bupati Terpilih

Hits: 851

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Sejumlah warga Cibitung, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, salah satu Daerah yang terkena dampak langsung akibat One Way (Satu Arah) di sepanjang Jalan Kapten Murod Idrus, melakukan aksi blokade jalan di Pertigaan Pajagalan, Dusun Cibitung, Desa Cigembor, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Kamis (24/1).

Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis sebenarnya sudah memberlakukan pembatasan waktu untuk jalur one way, yaitu pada pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Pembatasan waktu tersebut diputuskan setelah audensi evaluasi one way dengan mayarakat di gedung UPTD Parkir Kabupaten Ciamis, Rabu (23/1) kemarin. Namun, warga tetap menolak dan ingin one way ini tidak diberlakukan di sepanjang Jalan Kapten Murod Idrus.

“Kebijakan one way ini sangat merugikan usaha kami, apabila tidak di cabut, maka kami akan mengadu kepada Bupati Ciamis Terpilih yaitu H. Herdiat,” ujar salah satu warga pemilik Sparepart Motor di Jalan Murod Idrus, Uju kepada awak media.

Uju mengatakan, aksi ini merupakan bentuk protes terhadap pemerintah yang memberlakukan kebijakan tidak pro rakyat, yang dinilai merugikan bagi pelaku usaha di sepanjang Jalan Murod Idrus dan masyarakat di sekitarnya.

“Selama saya memiliki usaha di Jalan Murod Idrus, Cibitung ini, tidak pernah macet. Justru, yang sering macet itu di sekitar jalan RSUD Ciamis akibat banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan,” katanya.

Pihaknya mengaku bingung harus mengadu ke siapa lagi selain ke bupati baru, dan meminta bantuan terkait Surat Keputusan terkait one way yang dikeluarkan Bupati saat ini.

“Saya dan warga sangat bingung untuk mengadu ke siapa lagi kalau bukan ke pak Herdiat selaku Bupati terpilih Ciamis,” pungkasnya. (Dani)

Satu tanggapan untuk “Jalur One Way Tidak Pro Rakyat, Warga Cibitung Akan Lapor Kepada Bupati Terpilih

  • Januari 26, 2019 pada 7:25 pm
    Permalink

    Harusnya yang ditertibkan itu sekitar rumah sakit area parkir bukan dijalan.. Bukan dijadikan satu arah.. Itu sangat jelas merugikan usaha dijalur kapten murod idrus

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: