Pemberlakuan One Way di Jalan RSUD Ciamis Merugikan Pedagang

Hits: 90

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) -Sejumlah warga yang terdampak pemberlakuan One Way (Satu Arah) di sepanjang Jalan Rumah Sakit Ciamis, mendatangi Kantor UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Rabu (23/1). Kedatangan puluhan warga tersebut ingin beraudiensi dengan pihak Dishub Ciamis terkait pemberlakuan One Way di Jalan RSUD dan Jalan Murod Idrus Ciamis.

Dalam Audiensi tersebut, turut hadir Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis, H. Oman, Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Ciamis, Ahmad Yani, Perwakilan Organda Kabupaten Ciamis dan Perwakilan Satlantas Polres Ciamis.

Kabid Lalulintas Dishub Kabupaten Ciamis, Ahmad Yani mengatakan, pemberlakuan one way di beberapa jalur di wilayah ciamis ini sudah sesuai surat keputusan (SK) Bupati Ciamis yang ditanda tangani oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis.

“Pemberlakuan ini telah ditanda tangani oleh Bupati Ciamis sesuai SK Bupati. Pro dan Kontra memang selalu ada, dan juga ada yang dirugikan dan ada pula yang diuntungkan atas berlakunya one way ini, ” katanya.

Maka dari itu, pihaknya hari ini melakukan audiensi dengan beberapa pihak yang berkaitan, guna untuk mengevaluasi hasil dari uji coba one way yang satu minggu ini telah di coba.

“Kesimpulannya, diberlakukannya one way saat ini, kami akan melakukan batasan dengan waktu yang sudah ditentukan, yaitu one way hanya berlaku pada pukul 06.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Namun, hal tersebut masih akan dievaluasi lagi dalam waktu seminggu ke depan,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pemilik Rumah Makan di Jalan Murod Idrus, Rudiyat mengaku kecewa dengan hasil Audiensi tersebut. Karena, menurutnya pemberlakuan one way saat ini dinilai sangat merugikan pihaknya selaku pedagang.

“Penghasilan sudah jelas menurun, bahkan kedua pekerja saya terpaksa saya berhentikan dulu, sampai omset kembali normal lagi,” ucapnya.

Rudiyat mengungkapkan, pemberlakuan one way yang saat ini dibatasi dari mulai pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 16:00 WIB tidak berpengaruh pada omsetnya saat ini, masih saja sepi pembeli.

“Kalau dulu, sebelum pemberlakuan one way. Omset dari warung saya lumayan tinggi, namun saat ini menurun drastis. Saya harap, Pemkab Ciamis mempunyai kebijakan kepada kami selaku pedagang kecil,” pungkasnya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: