Penyebar Video Hoax di Facebook Diringkus Polisi

Hits: 18

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Satuan Reserse Kriminal (SatresKrim) Polres Ciamis berhasil mengamankan saudara Y (31) Warga Perum Side, Kelurahan Palumbonsari, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, yang merupakan pelaku penyebar video hoax di sosial media.

“Jadi tersangka ini pada saat itu ditilang oleh salah satu anggota Satlantas, ketika sedang ditilang, rekan tersangka melakukan video, saat itu sedang melakukan transaksi denda di tempat,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Virmanto, Kasat Lantas AKP Agoeng Ramadhani dan Paur Humas Polres Ciamis Iptu Hj. Iis Yeni Idaningsih, saat Konferensi Pers di Mapolres Ciamis, Selasa (8/1).

Bismo menjelaskan, video tersebut oleh tersangka kemudian di upload atau di posting di media sosial akun Facebook miliknya, dengan kata-kata bahwa anggota Satlantas tersebut telah melakukan pungutan liar (Pungli).

“Setelah melihat video yang sudah fulgar di sosial media. Korban tidak menerimanya, dan melakukan pelaporan kepada petugas Polres Ciamis, karena dianggap mencemarkan nama baik korban, yang saat itu korban sedang bertugas sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.

Bismo menyampaikan, setelah mendapatkan laporan. Pihaknya langsung melakukan penyidikan dan penangkapan kepada tersangka.

“Tersangka berhasil ditangkap dengan barang bukti berupa sebuah Handphone yang digunakan tersangka untuk melakukan video dan menyebarkan ke sosial media,” pungkasnya.

Akibat perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE, dan hukuman pidana selama 4 tahun penjara, dan denda sebanyak Rp. 750 juta.

Sementara itu, tersangka Y menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pengguna Sosial Media untuk berhati-hati disaat akan memposting sesuatu ke Sosmed.

“Saya harap ini sebagai pembalajaran kepada semua masyarakat, untuk tidak memposting yang merugikan orang lain, karena saat ini sudah ada undang-undang ITE jadi jangan coba-coba untuk melakukan hal buruk dalam sosmed,” imbuhnya.

Dia juga meminta maaf kepada semua pihak terutama Anggota Satlantas yang telah dirugikan, dengan menyebarkan video di Facebook dengan dalih pungli.

“Saya minta maaf kepada semua pihak, saya tidak akan mengulanginya lagi,” pungkasnya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: