Ijin Minimarket Pabuaran Diduga Ilegal, Solihin: Apakah Sat Pol PP Ciamis Mampu Menutup?

Hits: 75

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Warga Masyarakat di Lingkungan Pabuaran Rw.22, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, mendorong Pemerintah Daerah melalui Aparat Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Ciamis yakni, Sat POL PP untuk segera manindak tegas sekaligus menutup Operasional Minimarket yang tidak mempunyai Surat Ijin Usaha Toko Swalayan (IUTS).

Salah satu Minimarket yang bermasalah tersebut berada di Jalan Kapten Murod Idrus Rt.1 Rw.22 Kelurahan Ciamis. Diduga pemilik bangunan tersebut merupakan salah satu Pejabat di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ciamis.

“Setelah di tanyakan ke beberapa Kantor Instansi terkait, terutama yang berkaitan dengan Perijinan Toko Swalayan, bahwa seluruh Kantor Dinas itu tidak mengeluarkan Surat Rekomendasi,”kata Solihin Warga setempat kepada PrianganNews.com, Kamis (3/1).

Baca Juga: Warga Pabuaran Geram, Oknum Pejabat ASN Pemkab Ciamis Tidak Tahu Aturan

Baca Juga: Agus: Puluhan Minimarket Di Kabupaten Ciamis Tidak Memiliki IUTS

Baca Juga: Oknum Pejabat Pemda Ciamis Diduga Lolos Dari Pengawasan

Baca Juga: HPPC Minta Pemkab Ciamis Tindak Tegas Oknum Pelaku Usaha Toko Swalayan

Pihaknya mengakui, telah mendapatkan surat Pernyataan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Ciamis nomor 510/1311/DKUKMP2 tentang Penolakan terhadap keberadaan Alfamart di Lingkungan Pabuaran.

“Surat itu langsung ditandatangani oleh Kepala Dinas terkait. Memang benar bahwa berdirinya Bangunan Minimarket itu diduga Ilegal alias Bodong dalam hal Perijinannya. Tentunya sebagai Aparat Sat POL PP harus mampu tegas dong,”ungkap Ia.

Menurut Ia, sudah membicarakan permasalahan ini ke Satpol PP Ciamis. Namun dari Satpol PP meminta waktu yang tidak ditentukan. Hal ini menjadi tanda tanya besar bagi kami, padahal sudah jelas minimarket tersebut telah melanggar aturan.

“Sekarang waktu yang tepat, Apakah Sat Pol PP Ciamis mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. Ataukah, Aparat Penegak Perda itu tidak ada keberanian menghadapi Oknum Pejabat Pemda Ciamis?,”tutupnya. (Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: