Oknum Pejabat Pemda Ciamis Diduga Lolos Dari Pengawasan

Hits: 183

BERITA CIAMIS, (priangannews.com) – Menjamurnya pembangunan Minimarket atapun Toko Swalayan yang tidak mempunyai Surat Ijin Usaha Toko Swalayan (IUTS) hampir di setiap Kecamatan se-Kabupaten Ciamis, menjadi polemik di Masyarakat. Dikarenakan lemahnya pengawasan Pemerintah Daerah/Kabupaten dalam hal penertiban maupun sanksi tegas bagi para pelaku usaha.

Terbukti, di Jalan Kapten Murod Idrus Rt.01 Rw.22 Kelurahan Ciamis, Kabupaten Ciamis, telah berdiri Minimarket ataupun Toko Swalayan yang tidak memiliki Surat Ijin Usaha Toko Swalayan (IUTS) tetap beroperasi.

“Dalam hal ini, kami selaku Masyarakat tentunya telah dirugikan dalam hal pengawasan terutama kepada para Pelaku Usaha, Pemerintah selalu mengajak kepada Masyarakat untuk taat kepada Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku di Kabupaten Ciamis,”kata Anggota Karang Taruna Sub Unit Rw.22 Pabuaran, Solihin, kepada PrianganNews.com, Rabu (2/1).

Pada kenyataannya, lanjut Ia, Pelaku Usaha tetap saja bisa menjalankan bisnisnya tanpa menempuh prosedur yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Daerah, dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: Warga Pabuaran Geram, Oknum Pejabat ASN Pemkab Ciamis Tidak Tahu Aturan

Baca Juga: Agus: Puluhan Minimarket Di Kabupaten Ciamis Tidak Memiliki IUTS

“Coba perhatikan, apabila pembangunan Minimarket ini dilakukan oleh Masyarakat biasa, tentunya, Pemerintah Daerah melalui Aparat Penegak Perda yakni, Sat Pol PP akan segera menutup operasional Minimarket ini,”ungkapnya.

Solihin menuturkan, berdirinya Minimarket tersebut terkesan Pemerintah tebang pilih, dikarenakan yang mempunyai lokasi itu adalah salah seorang Pejabat Pemerintah Kabupaten Ciamis. Diduga telah melakukan pembohongan publik kepada Warga Masyarakat setempat, guna menjalankan bisnisnya dengan caranya sendiri.

“Silahkan seluruh Warga Ciamis menilai, sejauh manakah pengawasan Pemerintah Daerah dalam hal ini. Tentunya apabila pengawasan lebih selektif pasti kejadian ini tidak akan ada. Namun, sampai saat ini banyak sekali Minimarket yang tidak mempunyai Ijin Usaha Toko Swalayan (IUTS),”ujarnya.

Pihaknya pun berharap, kepada Pemerintah Daerah untuk lebih meningkatkan pengawasannya terutama kepada Pelaku Usaha Toko Swalayan. Jangan sampai hal serupa terjadi di kemudian hari, yang berdampak gejolak di Masyarakat.

“Tolong lah, kasih contoh yang baik kepada Masyarakat. Jangan sampai seorang Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis menjadi barang cemoohan Warga. Apakah pantas seorang Pejabat Negara seperti itu?,”tegasnya. (Tantan)   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: