TNI-POLRI Kota Tasik Temukan Bunker Miras Siap Edar

Hits: 19

BERITA KOTA TASIK, (priangannews.com) – Operasi Pekat Tahun 2018, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota bersama Koramil 1203/Kota Tasikmalaya, berhasil membongkar Bunker minuman keras (Miras) di Jalan Cilembang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/12) malam tadi.

Bunker yang berukuran 50 x 1 Meter persegi tersebut, sengaja dibuat dalam kamar dan ditutup menggunakan kasur busa (Spring Bed) untuk mengklabui petugas. Dari tempat tersebut, petugas menyita puluhan botol miras berbagai jenis dan merek yang akan di edarkan di wilayah Kota Tasikmalaya.

Kanit Reskrim Polsek Mangkubumi Polres Tasikmalaya Kota, Inspektur Dua R. Hendi Mulaya, S,Ip mengatakan, operasi pekat yang dilakukan jajarannya ini merupakan kegiatan yang sudah rutin dilakukan Polsek Mangkubumi, untuk menciptakan kondisi aman dan kondusif.

Selain itu juga lanjut Hendi, pihaknya mendapatkan laporan bahwa ada salah seorang warga di Daerah Jalan Cilembang, Kecamatan Mangkubumi, yang menjual miras.

“Tidak lama setelah mendapatkan laporan, kami langsung terjun ke TKP. Ketika sampai disana kami langsung menanyakan miras yang dijualnya, tetapi pelaku selalu saja mengelak dengan mengatakan sudah tak melayani pembeli lagi,” katanya.

Hendi menjelaskan, Petugas mencurigai salah satu kamar yang berada di lantai 2. Ketika petugas masuk ke kamar tersebut, petugas hanya melihat satu buah kasur busa (Spring Bed). Setelah menggeledah ruangan kamar tersebut, petugas mencurigai dengan adanya kasur busa yang berada di kamar tersebut.

“Setelah petugas membuka kasur tersebut, ternyata ada sebuah Bunker yang berisikan puluhan botol miras berbagai merek yang siap di jual. Setelah ada barang bukti, akhirnya pelaku tidak dapat mengelak lagi,” jelasnya.

Barang bukti puluhan miras tersebut, dibawa oleh petugas ke Mapolsek Mangkubumi untuk ditindak lanjuti. Sementara, untuk penjual miras tersebut, petugas hanya memberikan pembinaan dan arahan agar tidak mengulangi berjualan miras tersebut.

“Kami lakukan pembinaan dan arahan, agar pelaku tidak menjual barang haram tersebut, karena dilarang oleh negara dan agama,” pungkasnya. (Pe/Achmad Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: