Tega Buang Bayi, IRT Di Tasikmalaya Diamankan Polisi

Hits: 15

Tersangka LS, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) saat digelandang Polisi, di Mapolres Kabupaten Tasikmalaya,  Rabu (5/12). Foto: (Achmad Supriadi)

TASIKMALAYA – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial LS (21) warga Kampung Tali Kolot, Kecamatan Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya terpaksa harus diamankan Polres Kabupaten Tasikmalaya karena tega membuang bayi yang baru dilahirkan olehnya.

Bayi mungil yang baru lahir tersebut, ditemukan di Sungai oleh salah satu warga setempat pada hari Kamis (29/11) lalu. Dibuangnya bayi tersebut diduga, LS malu dengan bayi tersebut, karena hasil dari hubungan gelapnya dengan lelaki yang merupakan kekasih gelapnya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP. Doni Eka Putra dalam Konferensi Pers di Mapolres Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (5/12) mengatakan, pelaku LS sengaja membuang bayinya untuk menutupi aibnya. Sebab, LS hamil saat pisah ranjang dengan suaminya selama 9 bulan, keduanya bahkan sudah menempuh proses perceraian di Pengadilan.

“Takut diketahui atau malu, bahwa Pelaku telah hamil dan melahirkan. Pelaku terpaksa membuang bayinya sendiri di salah satu sungai di Kabupaten Tasikmalaya, karena malu kepada masyarakat,” katanya.

Demi menutupi kehamilanya lanjut Doni, pelaku jarang keluar rumah hingga mengenakan pakaian besar agar terlihat gendut.

“Pelaku dan suaminya sedang proses perceraian, artinya sedang pisah ranjang. Diduga pelaku ini hamil oleh pacar gelapnya,” ujarnya.

Doni menyampaikan, pelaku mengaku melahirkan seorang diri di tepi saluran irigasi. Setelah selsai melahirkan, bayi tersebut langsung dibuang ke sungai, sampai tenggelam dan kehabisan napas.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, kini pelaku LS harus mendekam di sel tahanan Mapolres Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya. (Achamad Supriadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: