Tanggul Sungai Citanduy Jebol, Petani di Panumbangan Terancam Gagal Panen

Hits: 44

CIAMIS – Puluhan hektar sawah di Dusun Landeuh, Desa Tanjungmulya, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis terancam banjir setelah tanggul Sungai Citanduy yang berada di wilayah tersebut ambruk.

Tanggul ambruk dengan panjang sekitar kurang lebih 15 meter. Selain itu, tanggul tersebut mengalami retakan-retakan sekitar kurang lebih 30 meter.

“Bila hujan turun di wilayah tersebut dengan intensitas tinggi, dan tanggul jebol tidak segera diatasi, dikhawatirkan akan mengancam area persawahan milik warga,” ujar Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis Anjar Kurniawan, kepada PrianganNews, Minggu (18/11).

Anjar mengungkapkan, tanggul tersebut ambruk sekitar 4 hari yang lalu, yaitu tepatnya pada hari Rabu (14/11), setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Akibatnya, dinding tanggul tidak mampu menahan beban air yang datang dan mengalir di Sungai Citanduy.

“Ambruknya tanggul sungai dan dinding pembatas ini akibat hantaman air dari aliran Sungai Citanduy sendiri,” Ungkapnya.

Anjar menambahkan, bila tanggul Sungai Citanduy tersebut tidak segera diatasi dan diperbaiki, ancamannya sangat besar, yaitu dapat merendam dan menggenangi area persawahan warga yang berada di sekitar tanggul Sungai Citanduy.

“Saya berharap adanya langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis, melalui Dinas Intansi terkait, guna penanganan masalah tanggul Sungai Citanduy yang jebol, sehingga tidak ada warga masyarakat dan para petani di sekitar tanggul tersebut, mengalami gagal panen,” pungkasnya. (Baehaki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: