Seorang Gelandangan Tewas Gegerkan Warga Langensari Kota Banjar

BANJAR – Warga sekitar Mini market daerah Langensari, Kota Banjar, dibuat heboh. Setelah melihat seorang warga yang diduga gelandangan ditemukan dalam kondisi kritis, dan tergeletak di teras salah satu Mini Market daerah Langensari, Jumat (10/8).

Berdasarkan informasi yang dihimpun PrianganNews, korban ditemukan dalam Keadaan kaki, tangan dan perut dalam kondisi bengkak.

Melihat kondisi gelandangan yang kian memburuk, warga langsung melaporkanya kepada petugas setempat, dan langsung dibawa ke RSUD Kota Banjar, menggunakan mobil ambulance dari Puskesmas Langensari 2. Namun sayang, belum sampai di RSUD korban meninggal dunia di perjalanan.

“Korban meninggal dunia di perjalanan menuju RSU Kota Banjar,” ujar Kepala Bidang Trantif Satpol PP Kota Banjar Kusnadi, saat di hubungi PrianganNews.

Ia menambahkan, sejauh ini identitas korban belum diketahui, karena tidak ada satu pun tanda pengenal dari korban yang ditemukan oleh petugas.

“Kami tidak menemukan adanya ktp dan kartu pengenal lainya pada diri korban, jadi belum tau korban siapa dan dari mana,” katanya.

Melihat kejadian tersebut, Walikota Banjar, DR. Hj. Ade UU Sukaesih, S.Ip., M.Si., langsung menjenguk korban yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa, dengan rasa haru, Ade Uu, langsung melihat kondisi korban yang saat itu disemayamkan di kamar mayat RSUD Kota Banjar.

Menurutnya, siapapun dia mau gelandangan, atau orang kaya, Pemerintah Kota Banjar, harus memanusiakan manusia.

“Siapapun dia dalam keadaan sakit menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Saat ini korban sudah ditangani oleh pihak Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Kota Banjar, korban sudah dimandikan dan disemayamkan.

Rencanya, pihak RSUD Kota Banjar, menunggu keluarga korban, karena korban ditemukan tidak ada tanda pengenal satupun yang ada.

“Rencananya kami akan menunggu 3 hingga tiga hari kedepan, mungkin nanti ada keluarga korban yang mengambil, karena korban tanpa identitas,” Terang Aan Rahman Kepala Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Kota Banjar.

Menurutnya, korban diperkirakan berusia 54 tahunan, korban meninggal duina karena sakit. (BQ/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *