BPBD Catat 8 Kecamatan di Ciamis Yang Dilanda Bencana Kekeringan

Hits: 155

CIAMIS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, kini mulai siaga melakukan penanggulangan bencana kekeringan pada musim kemarau kali ini.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ciamis, Ani Supiani ST., M.Si., saat ditemui disela-sela kegiatan pendistribusian air bersih diwilayah Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Senin (6/8), mengungkapkan bahwa pada saat ini sedikitnya terdapat 8 Kecamatan, di wilayah Kabupaten Ciamis yang telah dilanda bencana kekeringan dan kekurangan air bersih.

“Data wilayah Kecamatan, se-Kabupaten Ciamis, yang dilanda bencana kekeringan dan kekurangan air bersih ini, berdasarkan data lapangan, hasil pendataan staf, serta laporan yang disampaikan oleh pegawai Kecamatan setempat,” ungkapnya.

Ani menjelaskan, bahwa saat ini BPBD Kabupaten Ciamis, sudah mulai berkoordinasi dengan para pihak terkait, guna mengatasi persoalan bencana kekeringan.

Menurut Ani, 8 wilayah Kecamatan di Kabupaten Ciamis, yang kini mulai dilanda bencana kekeringan dan kekurangan air bersih itu yakni wilayah Kecamatan Ciamis, Cijeungjing, Pamarican, Cidolog, Baregbeg, Rancah, Banjaranyar, dan Banjarsari.

“Saat ini, kami sudah mempersiapkan untuk melakukan distribusi bantuan air bersih ke daerah yang mengalami kekeringan tersebut. Bahkan sejak Hari Rabu (1/8), hingga sekarang pihak BPBD Kabupaten Ciamis, telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 48.000 liter air bersih,” jelasnya.

Namun, Ani juga meminta agar warga diwilayah Kecamatan, yang dilanda kekeringan dan tidak terdata, hendaknya melaporkan secara langsung ke BPBD Kabupaten Ciamis.

“Ini dimaksudkan untuk mengantisipasi saja, khawatir ada warga di wilayah Kecamatan, yang mengalami kekeringan tidak terdata, sehingga luput dari distribusi bantuan air bersih,” pungkasnya. (BQ/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: