Densus 88 Persempit Ruang Gerak Terduga Teroris Di Jabar

Hits: 37

KOTA TASIK – Ruang gerak teroris di Indonesia semakin sempit, Detasemen Kusus (Densus) 88 anti teror terus beroperasi memburu para pelaku yang teridentifikasi akan melakukan aktivitas teroris.

Pasca tim Densus 88 Anti teror Mabes Polri menggerebek 8 rumah serta kontrakan yang di tinggali terduga teroris di Tasikmalaya, Jumat (3/8) kemarin.

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat merilis, sebanyak 38 terduga teroris ditangkap, terkait jaringan terlarang Jamaah Ansorut Daulah (JAD).

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, seluruhnya dipastikan anggota jaringan Jemaah Ansoru Daulah (JAD). Terduga ini menyebar mulai Subang, Pamanukan, Bogor, Indramayu, Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Kota Bandung serta terakhir di wilayah Garut Jawa Barat.

“Seluruh di Jawa Barat ada 38 termasuk yang di Garut, dia termasuk jaringan JAD semuanya. Lokasi ada disini Subang, Pamanukan, Bogor, Kota Indramayu, dan Bandung juga ada,” ujarnya, setelah usai melakukan silaturahmi dengan Muspida di Tasikmalaya, Sabtu (4/8) malam.

Tim Densus 88 terus mengejar terduga teroris guna mencipatkan rasa aman ditengah masyarakat.

“Apalagi, Jelang pelaksanaan Asian Games yang tinggal menghitung hari lagi, pasti kami akan gencar melakukan penelusuran kepada pelaku teror di Indonesia,” pungkasnya. (AN/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: