Musim Kemarau Warga Di Tasik Terpaksa Gunakan Air Kotor

Hits: 15

KOTA TASIK – Akibat musim kemarau, tiga Kecamatan di Kota Tasikmalaya kesulitan mendapatkan air bersih, karena sumur milik masyarakat di tiga Kecamatan tersebut surut.

Salah satu dari tiga Kecamatan yang terdampak kekeringan yakni, daerah Kampung Urug Lapang, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Untuk mendapatkan air, masyarakat di Kampung Urug, harus menempuh jarak yang cukup jauh, dan terpaksa menggunakan air dari sungai Ciwulan untuk kebutuhan sehari-hari.

Walaupun air sungai Ciwulan kotor dan sangat tidak layak, namun masyarakat di Kampung Urug menggunakanya untuk mandi dan mencuci, karena tidak ada pilihan lagi, sedangkan untuk air minum warga sekitar harus membeli.

Salah satu warga Kampung Urug Lapang Rini (34) menuturkan, kekeringan ini terjadi sudah 4 bulan, dirinya kalau ingin mandi dan mencuci harus pergi ke sungai.

“Kalau untuk minum sumur saya ada, cuman harus nunggu airnya ada, kalau belum ada, saya terpaksa beli,” tuturnya, Senin (30/7).

Sementara itu, BPBD Kota Tasikmalaya sudah menerima laporan terkait beberapa wilayah yang sudah mengalami krisis air bersih, diantaranya yang berada di tiga Kecamatan yaitu, Kecamatan Purbaratu, Kecamatan Tamansari, serta Kecamatan Kawalu.

“Untuk meringankan beban warga BPBD telah membagikan air bersih secara cuma-cuma kepada warga, namun pengiriman tersebut tidak bisa dilakukan setiap hari, karena keterbatasan petugas dan anggaran. Bagi warga yang telah melaporkan kekeringan, minimal bisa dikirim satu minggu sekali,” Ujar Dalops BPBD Kota Tasikmalaya Harisman.

Untuk memudahkan BPBD mendistribusikan air bersih, Harisman meminta masyarakat agar melaporkan terlebih dahulu kepada Kelurahan serta Kecamatan di daerah yang terdampak kekeringan.

“Harus ada surat dari Kelurahan dan Kecamatan dulu, baru lapor ke BPBD kemudian kami bisa menyuplai airnya,” pungkasnya. (AN/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: