Cegah Inflasi Telur Ayam, Pemkot Tasik Gelar Ops Pasar Murah

Hits: 3

KOTA TASIK – Harga telur ayam di berbagai Komoditi tingkat pengecer, di Sejumlah Pasar Wilayah Kota Tasikmalaya Jawa Barat, masih tinggi.

Guna mencegah inflasi, Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama tim pengendali inflasi daerah (TPID), menggelar operasi pasar murah (OPM) di 4 pasar, yakni pasar Cikurubuk, Padayungan, Pancasila dan pasar Indihiang, Senin (30/7).

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 24 sampai 30 juli ini, diharapkan mampu menekan lonjakan harga barang kebutuhan pokok, khususnya telur ayam yang saat ini masih tinggi.

Kabag Ekonomi Pemerintahan Kota Tasikmalaya Dedi mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk menekan harga komoditas tersebut, yang saat ini melonjak drastis.

“Bahkan, agar lebih terasa oleh masyarakat, kami intrusikan jajarannya untuk menggelar OPM selama 7 hari berturut-turut di 4 pasar yang ada di Kota Tasik,” ujarnya.

Dedi menuturkan, yang paling menonjol di pasar adalah telur ayam, karena telur ayam berdasarkan Hasil Evaluasi dengan TPID Provinsi Jabar, komoditas pangan yang paling tinggi naik, adalah telur ayam dan mengalami infalansi terhadap harga telur ayam.

“Biasanya harga telur usai lebaran turun harga, untuk tahun ini harga telur bertahan. Bahkan ada kenaikan dan harganya bervariasai dari mulai Rp 30 ribu per kilogram sampai Rp 38 perkilogaramnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, yaitu adanya kenaikan Dolar terhadap Rupiah serta faktor cuaca, juga pengaruhi kenaikan telur ayam,” pungkasnya. (AN/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: