Harga Telur Ayam di Tasik Tembus Rp.28 Ribu

Hits: 2

KOTA TASIK – Cuaca ekstrim saat ini menimbulkan, banyaknya penyakit yang menyerang ayam sehingga mengakibatkan peternak ayam petelur mengalami penurunan produktifitas telur.

Salah satu pengusaha ternak ayam petelur Koko Komarudin (54) Warga Jalan Cigeurung, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya mengatakan, produksi telur yang dihasilkan dari ternak ayam mengalami penurunan, mungkinkan disebabkan karena faktor cuaca.

“Produksi ayam petelur saya mengalami penurunan, mungkin akibat cuaca ekstrim hingga mudah terserang penyakit,” katanya, Rabu (25/7).

Menurut Koko, saat ini ayam petelur miliknya sedang mengalami penurunan penghasilan, biasanya suka dapat 4 peti per harinya. Namun, sekarang hanya menghasilkan 3 peti. Berarti ada penurunan sekitar 30 kilogram perharinya.

“Pemeliharaan ayam semakin sulit, hingga mengakibatkan menurunnya produksi telur yang biasanya 30 sampai 43 persen hingga berdampak naiknya harga telur dipasaran,” tuturnya.

Dengan penurunan hasil produksi ayam petelur ini lanjut dia, mengakibatkan harga di pasaran melonjak tinggi, mencapai Rp 28 ribu per kilogramnya dari sebelumnya Rp 18 ribu per kilogramnya.

“Diketahui harga telur dipasaran biasanya sekitar Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram, sekarang naik berkisaran Rp 23 ribu Hingga Rp 25 ribu per kilogram bahkan beberapa hari sempat tembus harga 28 ribu perkilogarmnya,” pungkasnya. (AN/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: