Warga Tasik Ini Bisa Rubah Barang Bekas Jadi Mobil Antik Klasik

TASIKMALAYA – Barang bekas mungkin bukanlah barang yang berguna dikalangan setiap orang, karena dianggap sampah atau rongsokan yang tidak digunakan lagi.

Tetapi berbeda halnya dengan Ayi Suganda, ditangan Ayi barang bekas yang tidak berguna, bisa menjadi barang antik dan unik, bahkan bisa mempunyai nilai jual yang tinggi di kalangan kolektor barang antik.

Ayi Suganda merupakan warga Kampung Babakan, Desa Jayaratu, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, dengan ketekunan dan kesabaranya Dia berhasil menciptakan mobil antik mini bergaya klasik yang terbuat dari barang-barang bekas.

Untuk menjadi sebuah mobil mini antik ini, Ayi menggunakan bahan-bahan bekas seperti, onderdil bekas dari berbagai jenis sepeda motor, yakni rem cakram belakang dari sepeda motor matic, rem tangan dari bekas rem sepeda, hingga Handle Perseneleng gigi, dari besi bekas gagang pintu, serta per kaki-kaki bekas mobil wilis. Semuanya dirangkai sedemikian rupa hingga menyerupai mobil antik.

“Untuk mesin, saya memanfaatkan mesin kompesor bekas tempat pencucian sepeda motor, ban belakang menggunakan ban bekas traktor,” ujar Ayi Suganda saat ditemui sejumlah awak media, Sabtu (21/7).

Ayi Menuturkan, kendaraan mobil antik ini, layaknya mesin mobil metik, sebab ada pengaturan gigi untuk maju, netral, serta mundur.

“Tidak gampang membuat mobil ini perlu waktu yang cukup lama, saya mengerjakanya selama 5 bulan untuk menjadi sekarang ini, karena saya juga bekerja di orang lain di pabrik bubut sebagai teknisi, jadi untuk mengerjakan mobil hanya disela-sela libur atau lagi santai saja,” tuturnya.

Sampai saat ini, Ayi belum berniat menjual mobil antik ciptaannya, dan masih akan terus di sempurnakan. Meski hanya mampu membawa penumpang satu orang, hasil Kreasi Ayi sangat diapresiasi positif oleh masyarakat.

“Cukup di nilai positif sih oleh sebagian masyarakat, untuk penumpang cuma bisa bawa satu orang, tetapi kalau di jalan datar bisa mengangkut 8 orang anak kecil,” pungkasnya. (AN/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *