Ratusan Santri Ciamis Gelar Aksi Longmarch Dukung Cak Imin Jadi Cawapres

CIAMIS – Ratusan Santri di Kabupaten Ciamis yang tergabung dalam Laskar Santri Untuk Cak Imin atau Muhaimin Iskandar melakukan aksi Longmarch (Jalan Kaki) menuju Jakarta. Dalam aksinya tersebut ratusan santri meminta kepada Jokowi
untuk menjadikan Cak Imin agar menjadi Calon Wakil Presiden RI.

“Gerakan Longmarch ini merupakan gerakan spontanitas, tidak ada perencanaan yang lama, kami ini mempunyai latar belakang rasa dikarenakan melihat kontalasi Indonesia seperti ini dan hati kami terpanggil, jadinya kami bergerak,” ujar Kordinator Lapangan (Korlap) Panglima Santri Cak Imin Johan Jauhar Anwari saat ditemui di Alun-Alun Ciamis, Sabtu (21/7).

Johan menjelaskan, Gerakan ini adalah gerakan Laskar Santri Untuk Cak Imin, dimana Cak Imin bukan hanya seorang anak Kiyai, bukan hanya karena dia lahir dan besar di pondok pesantren, tetapi memang Dia keliling Pesantren dan menjadi Kiyai.

“Bukan Cak Imin yang ngomong itu yah, tapi itu dari orang bukan dari Cak Iminnya, karena dinilai bisa membawa aspirasi masyarakat, pondok pesantren, kaum santri serta untuk bisa memimpin bangsa ini,” jelasnya.

Menurut Johan, Amanat-amanat yang didapatkan dan ditunjukan untuk Cak Imin, kalau dihitung jumlahnya hampir dari seluruh Nusantara, Pondok Pesantrennya memberikan amanatnya kepada Cak Imin untuk menjadi wapres RI.

“Jadi gerakan ini merupakan upaya pengawalan amanat yang dititipkan untuk Cak Imin dari Kiyai-Kiyai, bahwa Indonesia ini harus di Pimpin oleh kaum santri, kepemimpinan ini di padukan antara santri dengan nasionalis dan religius, mudah-mudahan ini cocok,” tuturnya.

Pergerakan ini lanjut Johan, diperkirakan mungkin puluhan ribuan santri yang akan turun ke jalan, karena dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Daerah-Daerah lain seperti Tasikmalaya.

“Saya selaku panglima santri Cak Imin, akan berusaha membawa aspirasi ini, membawa amanat para kiyai untuk sampai ke tangan Cak Imin, kita rutenya kira-kira 9 hari perjalanan, karena hari ini kita akan menginap di Kabupaten Tasik perbatasan Garut,” pungkasnya. (AS/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *