Ratusan Siswa Baru SMA 1 Kota Tasik Ikuti Kegiatan MPLS

KOTA TASIK – Ratusan Siswa didik baru yang diterima masuk ke SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya mulai hari Senin-Kamis (16-19/7) mendatang, siap mengikuti pembekalan dan pengenalan sekolah.

Peserta didik baru ini akan mengikuti program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) selama 4 hari yang diselenggarakan oleh pihak sekolah dengan pengawasan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

Kepala SMA Negeri 1 Kota Tasikmalaya Dadi Bachtiar mengatakan, masa MPLS bagi peserta didik baru bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah dan menjadi sarana bersosialisasi dengan teman-teman, guru-guru, serta komponen-komponen yang ada di sekolah.

”Kegiatan ini sebagai awal untuk saling mengenal dan beradaptasi dengan yang ada dilingkungan sekolah, ini sesuai aturan sistem pendidikan Nasional yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,mandiri serta bertanggungjawab dengan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakuliner,” ungkap Dadi, Senin (16/07).

”Peserta didik baru ini kan sebelumnya belum pernah saling kenal dan saling tau, jadi dengan MPLS ini menjadi sarana untuk saling berinteraksi serta berbaur dengan yang lainnya,” jelasnya.

Dia pun menilai, masa MPLS ini sangat penting bagi peserta didik baru sebelum mengikuti KBM di sekolah.

”Ini sangat penting, karena masa MPLS itu, banyak materi-materi yang diajarkan untuk pengembangan ilmu anak seperti Narkoba, kewirausahaan, budi pekerti , karakter, attitude,” tutur Dadi.

Lanjutnya, siswa yang diterima di SMA ini merupakan peserta didik yang memang memiliki kemampuan untuk maju dan berprestasi di bidang akademik.

”Proses penerimaan siswa sudah melalui seleksi dan penilaian yang ketat sehingga yang diterima benar-benar siswa yang memiliki kecerdasan dan budi pekerti yang baik, jadi antara kecerdasan dan budi pekerti yang baik itu harus sejalan,” ungkapnya.

Masa MPLS ini, banyak materi yang disampaikan dan diajarkan kepada peserta didik baru guna meningkatkan pengetahuan dalam menuntut ilmu di sekolah.

”Materi tentang narkoba, kenakalan remaja, pergaulan bebas, kesadaran hukum, kekerasan anak termasuk tata tertib dan kesadaran berlalu lintas, ini semua diajarkan dalam MPLS dengan pemateri dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,” pungkasnya. (SDT/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *