Abdul Kodir : Kalau Tidak Ada Honorer, Pendidikan di Kab. Tasik Bubar

Hits: 11

Tasikmalaya – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir mengatakan, dunia pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya terancam bubar jika ditinggalkan oleh Honorer. Pasalnya, jumlah Guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tasikmalaya masih sangat kurang.

“Jikalau ditinggalkan honorer, sekolah di Kabupaten Tasikmalaya itu bubar. Tinggal hanya gedung dan anak anak,” papar Abdul Kodir yang ditemui seusai kegiatan rotasi mutasi eselon III di Pendopo Lama Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/7).

Saat ini di Kabupaten Tasikmalaya masih kekurangan Guru ASN. Bahkan kata Kodir ada Sekolah Dasar yang mempunyai tiga guru ASN. Sisanya dibantu Guru Honorer.

“SMP itu paling ada satu atau dua guru ASN nya, SD itu paling banyak tiga guru ASN,” kata Kodir.

Dengan kurangnya ASN di dunia pendidikan lanjut Kodir, dikhawatirkan akan ada penurunan kualitas pendidikan. Karena tanggung jawab antara Guru ASN dan Honorer itu jauh berbeda.

“Tanggung jawab guru ASN itu mutlak, kalau Honorer ya maaf-maaf mereka tidak memiliki tanggung jawab besar dibandingkan Guru ASN. Meskipun saya yakin Honorer bertanggung jawab dengan pekerjaannya,” terangnya.

Melihat kondisi itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan ini berharap Pemerintah Pusat harus segera melakukan retrutmen Guru ASN.

“Sekitar 6 ribu Guru ASN butuh sekali dan sangat mendesak. Itu baru di Dunia Pendidikan, belum ditenaga kesehatan. Kami harapkan, ada segera retrutmen ASN,” pungkas Kodir. (I.V/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: