Disnaker Ciamis Diserbu Ratusan Pencari Kerja

Hits: 247

CIAMIS – Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis diserbu ratusan Pencari Kerja (Pencaker). Kedatangan pencari kerja tersebut ingin membuat kartu kuning (AK1) sebagai salah satu persyaratan dalam melamar pekerjaan.

Salah satu warga Nasol Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Tio Nugraha (22) mengatakan persyaratan untuk melamar kerja salah satunya harus ada kartu kuning. Oleh karena itu Ia bersama temanya sudah jauh-jauh hari datang ke Disnaker untuk membuat kartu kuning.

“Walaupun jauh dan di Kantornya juga penuh berdesak-desakan, saya rela mengantri. Karena besok saya harus ke Kota untuk melamar kerja,” kata Ia, saat ditemui di Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, Jumat (29/6/2018).

Tio menuturkan, keinginan bekerja di tempat Industri dikarenakan Pabrik Industri gaji bulanannya cukup besar dan menjanjikan.

“Lumayana besar gajinya kalau di pabrik, jadi mudah-mudahan saya bisa diterima bekerja disana,” tuturnya.

Sementara itu, Kabid Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis Kartika menjelaskan, dalam sehari ada sekitar 100 warga lebih yang datang ke Kantor Disnaker untuk membuat Kartu Kuning.

“Pasca libur panjang Idul Fitri, kantor Disnaker mulai ramai didatangi Pencaker, kedatanganya untuk membuat kartu kuning, karena kartu kuning merupakan salah satu persyaratan untuk melamar kerja,” jelasnya.

Kartika mengatakan, saat ini tercatat sekitar ada 1.120 lebih pembuat kartu kuning di Kabupaten Ciamis, kebanyakan yang membuat kartu kuning dari lulusan SMA , SMK, dan Madrasah Aliyah.

“Sementara untuk Transmigrasi di tahun ini ada 13 Kartu Keluarga dari Daerah Pamarican ke Sulawesi, sedangkan untuk pembuatan Paspor di bulan ini hanya mengeluarkan 2 paspor, itupun paspor yang dikeluarkan untuk para pekerja menuju Malaysia, Hongkong dan Taiwan,” katanya.

Sementara itu lanjut Kartika, untuk masa aktif kartu kuning hanya 2 bulan saja dan setelah itu bisa di perpanjang. Untuk pembuatan kartu kuning dan perpanjangan tidak di pungut biaya sepeserpun.

“Perpanjang dan pembuatan baru tidak di pungut biaya apapun,” pungkasnya. (AS/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: