Panwaslu Harapkan Peran Aktif Masyarakat Awasi Serangan Fajar

Hits: 4

Tasikmalaya – Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya melihat masa tenang Pilgub Jawa Barat yang dimulai sejak tanggal 24 Juni sampai dengan tanggal 27 Juni 2018 mendatang diakui rawan terjadinya pelanggaran.

Ketua Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Djuanda mengatakan jenis pelanggaran yang paling rawan saat masa tenang maupun menjelang pencoblosan yakni Money Politik.

“Kami sudah intruksikan kepada pengawas mulai tingkat Kabupaten hingga tingkat desa dan TPS untuk membuka mata dan telinga antisipasi money politik atau serangan fajar,” kata Dodi, Selasa (26/6).

Disinggung soal wilayah rawan money politik, Dodi mengatakan semua wilayah di Kabupaten Tasikmalaya rawan terjadinya money politik atau serangan fajar.

“Semuanya rawan, kami sudah petakan dan kami akan awasi secara maksimal,” katanya.

Dodi menambahkan, pihaknya juga mengharapkan peran serta partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika dilingkungan tempat tinggal mereka terjadi indikasi money politik.

“Kami harapkan masyarakat segera lapor. Karena jangkauan kami terbatas dan cukup luas. Masyarakat harus pro aktif bersama awasi,” tambahnya. (I.V/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: