Tumpukan Sampah Dibiarkan Membusuk, Warga Pasar Geram

Hits: 17

Tasikmalaya – Masyarakat kampung Pasar Baru Desa Singaparna Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya kembali dijengkelkan dengan permasalahan sampah. Tumpukan sampah membuat warga merasa terganggu akibat bau yang tidak sedap. Kondisi ini sudah terjadi dalam sepekan terakhir.

Salah satu warga Pasar Baru Luki Sandra (40) mengatakan, paska Idul Fitri sampah seolah dibiarkan tanpa diangkut oleh petugas kebersihan. Dirinya yang tinggal di depan pasar Singaparna merasa terganggu dengan tumpukan sampah akibat bau yang ditimbulkan.

“Makan juga tidak ada selera karena bau sampah masuk langsung ke rumah. Sampahnya juga disimpan menumpuk persis di depan rumah saya, ini bagaimana ?, “papar Luki, Sabtu (23/6).

Tumpukan sampah itu lanjut Luki, sudah ada sejak sepakan lalu. Dalam sepekan tersebut tidak ada pengangkutan sampah dilakukan oleh petugas kebersihan. Kondisi tumpukan sampah di pasar Singaparna kerap terjadi setiap tahun terutama setelah hari Raya Idul Fitri.

“Ini tiap tahun selalu seperti ini, habis lebaran sampah menumpuk dimana mana. Ini petugasnya kemana? Masih libur atau gimana? Saya merasa malu kalau ada kerabat yang bertamu kerumah, “ papar Luki.

Terganggunya batu tidak sedap akibat tumpukan sampah juga dirasakan warga lainnya yakni Ayi Tohir (45). Ayi yang sudah puluhan tahun tinggal di kampuang Pasar Baru menilai, pemerintah daerah tidak serius dalam pengelolaan sampah di Pasar Singaparna.

Ayi menyarankan, pengangkutan sampah di pasar Singaparna dilakukan setiap hari. Hal ini untuk menghindari tumpukan sampah menggunung yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan sarang penyakit.

“Harusnya tiap hari diangkut, ini sudah seminggu lebih tidak diangkut. Ini kan berbahaya bagi kesehatan. Pemerintah harusnya sigap saat melihat kondisi seperti ini, “ papar Ayi. (AN/Tantan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: