Delman Dilarang Beroperasi, Pemkab Garut Berikan Dana Kompensasi

Hits: 1

GARUT – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 1439 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melakukan berbagai upaya antisipasi kelancaran lalulintas. Salah satu upaya mengendalikan kemacetan, diantaranya menghentikan kendaraan angkutan tradisional (Delman).

Setiap tahun menjelang arus mudik dan arus balik, Pemkab Garut melarang kendaraan delman untuk beroperasi, terutama di jalan Protokol. Dan sebagai kompensasinya, Pemkab Garut memberikan uang kepada semua Kusir Delman.

Pjs. Bupati Garut, Koesmayadie Tatang Padmadinata menyerahkan Dana Kompensasi Delman atau Andong tersebut di Desa Cangkuang Kecamatan Leles, Minggu (10/6/2018).

Sementara jumlah kompensasi yang diberikan Pemkab Garut masing masing kusir menerima Rp75 ribu per hari selama tujuh hari. Sehingga masing masing kusir menerima Rp525.000.

Sedangkan penyerahannya dilakukan di enam kecamatan. Diantaranya, Malangbong sebanyak 18 unit, Limbangan 85 unit, Kadungora 176 unit, Leles 45 unit, Tarogong Kaler 250 unit serta kecamatan Tarogong Kidul 58 unit.

Saat menyerahkan dana tersebut, Koesmayadie menyampaikan agar para pemilik Delman bisa menjaga kebersihan lingkungannya. Sebab, jelas Koesmayadie, penyakit yang dikeluarkan oleh kuda, terutama kotoranya, bisa menimbulkan penyakit yang menular.

Bupati juga menekankan, kendaraan delman harus dilengkapi alat atau tempat penampung kotoran. Sehingga kotoran kuda jangan sampai berserakan di sepanjang jalan. Sebab selain menimbulkan penyakit juga merusak kesehatan lingkungan. (Jank)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: