Jelang Arus Mudik BPBD Banjar Siagakan Posko Bencana

Hits: 6

KOTA BANJAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat, membuka Posko Kesiapsiagaan Bencana Mudik Lebaran 1439 H, di Jalur Mudik, yang berlokasi di Jln. Brigjen M. Isya, SH., Blok RM Ma’onah, Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat. Posko ini akan memenuhi kebutuhan warga akan informasi bencana terutama di jalur-jalur mudik yang rawan akan terjadinya bencana alam.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, SH., M.Si, mengatakan, posko ini disiagakan sebagai upaya menjamin kelancaran arus mudik dan balik lebaran Tahun 2018, khususnya diwilayah Kota Banjar. Sebab informasi akurat dan terkini mengenai keadaan cuaca, lalu lintas, serta kondisi jalur sangat diperlukan para pemudik mengingat Kota Banjar, menjadi daerah lintasan bagi para pemudik yang akan menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Yayan menjelaskan, Posko yang didirikan BPBD Kota Banjar berbeda dengan Rest Area biasa, karena pelayanan utama di sini adalah informasi akurat dan terkini mengenai bencana yang kemungkinan bisa terjadi, dan dapat mempengaruhi para pemudik saat melintas diwilayah Kota Banjar.

“Kami siaga 24 jam, sejak H-7 sampai H+7 Idul Fitri 1439 H, Tahun 2018 dan posko bencana ini terbuka untuk umum,” jelas Yayan.

Menurutnya, posko yang didirikan oleh BPBD Kota Banjar ini, akan dijaga oleh para petugas yang berjumlah seluruhnya sebanyak 53 orang. Terdiri dari 18 orang anggota BPBD, 20 orang anggota Damkar, dan 15 orang relawan.

Yayan menambahkan, menurut BMKG prakiraan cuaca H-7 dan H+7 Idul Fitri 1439 H ini akan kodusif dan cerah. Akan tetapi bencana tidak bisa diprediksi kehadirannya, sehingga kita dihimbau untuk selalu waspada.

Oleh karena itu, posko ini tetap disiagakan agar masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman bisa merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, dengan aman dan nyaman.

“Untuk itulah Posko Kesiapsiagaan Bencana Mudik Lebaran 1439 H ini dibentuk, agar kita semua selalu waspada, saat melintas di jalur rawan bencana, khususnya yang ada diwilayah Kota Banjar,” tandasnya. (BQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: