Dua Tersangka Kasus Korupsi Dana BOS Mulai Diperiksa

Hits: 1

Tasikmalaya – Kuasa hukum kedua tersangka kasus tangkap tangan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Salawu, Bambang Lesmana mengakui jika kedua kliennya memang sudah berstatus tersangka. Keduanya yakni A-G dan H-D, sesuai dengan panggilan mereka akan segera menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.

Kedua kliennya itu disangkakan telah melanggar Pasal 2, 3, 11 dan 12 Undang-undang tindak pidana korupsi tahun 1999 jounto pasal 55 KUHP.

“Bukan pasal berlapis, tetapi nanti memilih salah satu pasal, pasal mana yang akan dibuktikan. Kedua klien saya berposisi sebagai kepala UPTD dan Ketua K3S yang sekaligus kepada sekolah SD” ujar Bambang yang ditemui dikantornya, Selasa (22/5).

Namun ia menegaskan, jika kasus ini buka Operasi Tangkap Tangan (OTT) tetapi berupa Tangkap Tangan (TT). Pihaknya pun ditunjuk jadi kuasa hukum kedua tersangka setelah polisi menetapkan status atas keduanya.

Dirinya pun berharap, jika nanti kasus ini akan dibuka secara terang benderang, artinya semuanya dibuka tanpa pandang bulu. Sehingga pihaknya sangat yakin jika proses penyidikan yang dilakukan kepolisian dilaksanakan secara profesional.

“Langkah-langkah kami sekarang dengan tim 4 orang pengacara telah memaparkan tentang kejadian, bukti-bukti dan baru kita punya tugas, tujuan dan fungsi selaku pengacara. Setelah mengerucut dua tersangka, kita sudah menyiapkan bukti-bukti tangkisan,” terang Bambang.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Kundang Sodikin mengatakan, sangat menghormati proses hukum yang sekarang ini sedang berjalan. Oleh sebab itu, Ia menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kita sangat menghormati proses hukum yang sekarang sedang dilakukan oleh kepolisian. Jadi biarkan itu berjalan,” jelas dia. (I.V)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: